Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

BBK 7 UNAIR Dorong Digitalisasi Pemasaran UMKM di Desa Klangonan

UNAIR
Penyerahan Linktree pada Karang Taruna Desa Klangonan

Mahasiswa.co.id - Pada Jumat, 23 Januari 2026, kelompok mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam program Belajar Bersama Komunitas ke-7 (BBK 7) melaksanakan kegiatan program kerja di bidang pemberdayaan masyarakat berupa Gerakan Ekonomi Masyarakat (GEMA) di Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Program ini berfokus pada upaya digitalisasi pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai langkah awal menuju pengembangan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilatarbelakangi adanya keterbatasan pemanfaatan media digital oleh pemilik UMKM dalam memasarkan produk mereka secara meluas. Selain itu, pihak pemilik UMKM juga merasa kesulitan dalam memulai pemasaran digital.

Dalam pelaksanaannya, kelompok BBK 7 memanfaatkan platform digital seperti Linktree dan Google Maps sebagai media utama pemasaran. Melalui Linktree, mahasiswa mengintegrasikan berbagai tautan penting, mulai dari kontak WhatsApp pemilik UMKM hingga titik lokasi usaha yang terhubung langsung dengan Google Maps. Laman Linktree tersebut juga dihias dan dirancang secara menarik agar mampu memberikan kesan profesional sekaligus memudahkan calon pembeli dalam mengakses informasi terkait produk UMKM. Selain itu, katalog produk dan menu usaha disusun secara kreatif dan dipersonalisasikan sesuai dengan karakter masing-masing UMKM, sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik serta kepercayaan bagi calon konsumen.

Rangkaian kegiatan program GEMA diawali dengan pendataan dan survei UMKM yang ada di Desa Klangonan. Setelah itu, mahasiswa melakukan kunjungan secara door to door ke beberapa UMKM yang telah terdata. Metode ini dipilih berdasarkan saran dari perangkat desa yang menyampaikan bahwa pendekatan personal akan lebih efektif. Menurut perangkat desa, program kerja sebaiknya dilakukan secara personal agar kebutuhan masing-masing UMKM dapat diketahui dengan lebih baik. Selain itu, sebagian besar pemilik UMKM sulit untuk dikumpulkan dalam satu waktu apabila kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi.

Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa BBK 7 tidak hanya sekedar memberikan penjelasan, tetapi juga langsung mendampingi pemilik UMKM dalam proses digitalisasi hingga berhasil untuk digunakan. Salah satu pemilik UMKM menyampaikan, “Terima kasih nak, digitalisasi UMKM sangat membantu kami dalam memasarkan produk ke luar. Saya senang sekali bisa dibantu sama mas dan mbaknya. Semoga program kalian dapat berjalan dengan lancar.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa program GEMA memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Desa Klangonan.

Kartu Nama GEMA yang Diserahkan pada Ojek Sunan Giri

Sebagai tindak lanjut, hasil akhir dari program ini diserahkan kepada Ojek Sunan Giri dalam bentuk kartu nama. Di dalamnya tertera simbol dari pihak-pihak yang bekerja sama, akun instagram untuk pemasaran lebih lanjut, dan yang terpenting, QR Code menuju laman Linktree. Kartu nama tersebut nantinya dibagikan kepada para peziarah agar mereka dapat dengan mudah mengakses informasi UMKM di Desa Klangonan. Pihak Ojek Sunan Giri sendiri terlihat bersemangat dalam membagikan kartu nama itu, bahkan meminta UMKM milik kerabat dan keluarganya untuk turut serta dihimpun ke dalam laman tersebut.

Program GEMA ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa, Karang Taruna, dan Ojek Sunan Giri mencerminkan implementasi SDG 17 mengenai kemitraan. Selain itu, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan di Desa Klangonan sesuai dengan SDG 1.

Secara umum, program GEMA berperan sebagai tonggak awal digitalisasi UMKM di Desa Klangonan. Keberlanjutan program ini selanjutnya diserahkan kepada pihak desa dan Karang Taruna. Antusiasme Karang Taruna terlihat dari kesediaan mereka untuk melanjutkan pengelolaan Linktree dengan menggunakan email resmi organisasi. Ketua Karang Taruna menyampaikan, “Tolong nanti Linktree-nya dibuat dengan email Karang Taruna saja agar kami bisa melanjutkan program ini. Yakin sih, program ini dapat membantu lebih banyak UMKM.”

Penulis: Michaella Felicia Ivana Lie, Lia Istifhama Ghaniy, Hafidz Haidar Amru Hidayat
Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.