Beasiswa MEXT Jepang 2027 untuk S2 dan S3, Kuliah Gratis hingga Tunjangan Bulanan
Oleh Maulida Azkia · Editor: TIM Redaksi
Foto Kampus MEXT Foto: MEXT Kampus
Jakarta, Mahasiswa.co.id – Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau Monbukagakusho/MEXT kembali menawarkan Beasiswa MEXT Program Research Students 2027 bagi warga Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana di Jepang.
Program tersebut ditujukan bagi lulusan D4, S1, dan S2 yang ingin melakukan penelitian sebagai mahasiswa peneliti atau research student di bawah bimbingan profesor pada universitas di Jepang.
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menjelaskan, program research student bertujuan mempersiapkan mahasiswa asing agar memiliki kemampuan penelitian yang memadai sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau doktoral.
Peserta yang berstatus sebagai research student dapat melanjutkan ke program S2 atau S3 setelah lulus ujian masuk yang diselenggarakan universitas tujuan. Pelamar juga berkesempatan langsung memasuki program pascasarjana apabila telah memperoleh izin atau dinyatakan lulus ujian masuk universitas di Jepang.
Durasi Beasiswa MEXT 2027
Masa pemberian beasiswa disesuaikan dengan periode keberangkatan peserta, yaitu:
Keberangkatan musim semi: April 2027 hingga Maret 2029 atau selama dua tahun.
Keberangkatan musim gugur: September atau Oktober 2027 hingga Maret 2029 atau sekitar satu tahun enam bulan.
Apabila peserta berhasil melanjutkan ke program reguler, masa beasiswa dapat diperpanjang sesuai durasi pendidikan. Program magister umumnya berlangsung selama dua tahun, sedangkan program doktoral selama tiga tahun.
Fasilitas Beasiswa MEXT Jepang
Penerima Beasiswa MEXT Program Research Students akan mendapatkan sejumlah fasilitas, meliputi:
Biaya kuliah yang ditanggung sepenuhnya.
Tunjangan hidup sekitar 143.000 yen per bulan bagi research student.
Tunjangan sekitar 144.000 yen per bulan bagi mahasiswa S2.
Tunjangan sekitar 145.000 yen per bulan bagi mahasiswa S3.
Tiket pesawat pergi-pulang Indonesia–Jepang.
Pembebasan biaya pengurusan visa pelajar.
Bantuan untuk memperoleh asrama atau tempat tinggal.
Beasiswa tanpa ikatan dinas.
Biaya tempat tinggal tetap dibayarkan peserta menggunakan tunjangan hidup yang diberikan apabila universitas tidak menyediakan fasilitas asrama.
Syarat Beasiswa MEXT Research Students
Persyaratan utama yang harus dipenuhi pelamar antara lain:
Berusia maksimal 34 tahun pada 1 April 2027 atau lahir pada maupun setelah 2 April 1992.
Merupakan lulusan D4, S1, atau S2.
Memilih bidang penelitian yang masih berada dalam rumpun ilmu yang sama dengan pendidikan sebelumnya.
Memiliki IPK minimal 3,20 dari skala 4,00.
Sehat secara jasmani dan rohani.
Memiliki minat mempelajari bahasa serta kebudayaan Jepang.
Mempunyai motivasi kuat untuk melakukan penelitian di Jepang.
Pelamar juga wajib memiliki minimal satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang yang masih memenuhi ketentuan. Skor minimal yang dipersyaratkan adalah TOEFL iBT 72, IELTS 5,5, TOEIC Listening and Reading 785, TOEIC Speaking and Writing 310, atau JLPT minimal N2.
Kedutaan Besar Jepang menegaskan bahwa TOEFL Like, TOEFL Prediction, NAT-TEST, J-TEST, Duolingo English Test, serta sertifikat lain di luar ketentuan tidak dapat digunakan.
Sertifikat TOEFL dan TOEIC harus diterbitkan oleh ETS, sedangkan IELTS harus diterbitkan oleh lembaga yang diakui seperti University of Cambridge, British Council, IALF, atau IDP Education. Untuk seleksi 2027, sertifikat yang diterima harus diterbitkan pada atau setelah Juli 2024.
Tahapan Seleksi
Seleksi Beasiswa MEXT menggunakan sistem gugur yang terdiri atas primary screening dan secondary screening.
Pada tahap primary screening, peserta menjalani seleksi dokumen, ujian tertulis bahasa Inggris dan bahasa Jepang, serta wawancara. Ujian tertulis dilaksanakan di Jakarta, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar.
Peserta yang lulus primary screening akan direkomendasikan kepada MEXT dan diminta mencari Letter of Acceptance atau LoA dari universitas di Jepang. Berkas peserta selanjutnya akan bersaing dengan pelamar dari negara lain pada tahap secondary screening.
Pendaftaran program ini sebelumnya berlangsung pada 1–22 April 2026. Hasil ujian tertulis diumumkan pada 3 Juli 2026, sedangkan wawancara dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.
Proses pencarian LoA dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Pengumuman hasil akhir dari MEXT akan disampaikan paling lambat pada Maret 2027. Peserta terpilih dijadwalkan berangkat ke Jepang pada April 2027 atau September–Oktober 2027. Jadwal tersebut masih dapat berubah sewaktu-waktu.
Informasi resmi dan perkembangan tahapan seleksi dapat dipantau melalui laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Masyarakat juga dapat menghubungi Bagian Informasi dan Kebudayaan Kedutaan Besar Jepang melalui layanan yang tercantum pada laman resmi program beasiswa.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0