Dari Sampah Jadi Cuan! Mahasiswa IPB Hadirkan Bank Sampah “Berseri”
Oleh Redaksi
Gambar Grand Launching bank sampah berseri dan sosialisasi penyuluhan sampah
Sukasari, Mahasiswa.co.id - Sampah telah menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh masyarakat Sukasari Kota Bogor, terutama sampah rumah tangga. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan mencemari lingkungan sekitar dan meningkatkan risiko penyakit. Perlunya penanganan sampah menjadi urgensi besar bagi masyarakat sekitar Sukasari agar dapat mengurangi volume sampah yang semakin besar.
Adanya permasalahan tersebut, Mahasiswa dari Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University berinisiatif untuk menjadi penggerak dalam mengatasi permasalahan pengelolaan sampah wilayah Sukasari dalam program Kampus Desa bekerja sama dengan Founder Bank Sampah Unit Siliwangi (Farm E-Ling) melalui program BERSERI (Bersih Sukasari). Mahasiswa mengadakan program kolaboratif untuk membantu masyarakat sekitar, khususnya RT 01/RW 03, dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Program BERSERI dilaksanakan di Aula Asrama IPB Sukasari pada hari Senin, 11 November 2024.
Program ini melahirkan Bank Sampah “Berseri”, singkatan dari Bank Sampah Bersih Sukasari, yang diinisiasi oleh mahasiswa IPB pada program Kampus Desa. Program ini terlaksana berkat dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk kelurahan Sukasari, RW, RT, dosen IPB, serta mahasiswa sebagai penggerak utama. Bank Sampah “Berseri” hadir untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah demi menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau serta mewujudkan Sukasari Bebas Sampah.
Melalui program “Berseri” , mahasiswa tidak hanya mengadakan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan bank sampah di Sukasari, tetapi juga mendirikan bank sampah baru di Asrama Sukasari untuk masyarakat, khususnya wilayah Sukasari RT 01/RW 03. Bank sampah ini diharapkan dapat menjadi solusi yang berkelanjutan untuk masalah pengelolaan sampah, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Gambar bank sampah berseri & tempat kawin maggot
Penyuluhan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Founder Bank Sampah Unit Siliwangi (Farm E-Ling), Ketua RT 01, Kelurahan Sukasari, tokoh masyarakat RT 01/RW 03, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup. Warga diberikan pemahaman tentang konsep bank sampah, yaitu pengolahan sampah organik yang dihasilkan dari pilahan sampah rumah tangga melalui budidaya maggot. Proses ini menghasilkan kompos dan peluang ekonomi baru, seperti pakan ternak, pakan ikan, hingga pakan unggas. Dengan demikian, bank sampah tidak hanya mengurangi volume sampah tetapi juga menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi warga Sukasari.
Founder Bank Sampah Unit Siliwangi (Farm E-Ling), Pak Dadang Sutarsa, menegaskan komitmennya untuk terus menggalakkan program ini demi tercapainya kebersihan lingkungan Sukasari dan pemanfaatan sampah organik menjadi cuan. Bank Sampah Berseri bukan hanya program pengurangan sampah, tetapi juga pemberdayaan masyarakat untuk berkontribusi langsung dalam menciptakan lingkungan yang bersih.
Dalam sosialisasi ini, peserta belajar mulai dari pemilahan sampah, pengolahan sampah organik, hingga hasil dari budidaya maggot. Selain itu, warga juga diajak memahami pentingnya bank sampah dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui sinergi antara mahasiswa dan warga setempat, program “Berseri” diharapkan mampu menciptakan dampak positif dari segi kebersihan lingkungan dan memberdayakan warga dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Sukasari Bebas Sampah bukan lagi sekadar impian, tetapi langkah nyata menuju masa depan yang lebih baik.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0