Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Dari UNAIR untuk Negeri, Bersama Literasi Membangun Cinta Tanah Air

UNAIR
Berpedoman dengan Keberlanjutan, Mahasiswa UNAIR Gandeng Perpustakaan Balai Pemuda Surabaya Guna Tingkatkan Literasi

Surabaya, Mahasiswa.co.id - Literasi, kata yang sering masyarakat dengar dalam kehidupan. Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, melainkan langkah konkret yang kini telah diaplikasikan mahasiswa UNAIR dalam mendorong keberlanjutan pendidikan. Sadar akan pentingnya berliterasi, mahasiswa Universitas Airlangga berkolaborasi bersama Perpustakaan Balai Pemuda Kota Surabaya guna meningkatkan kemampuan melek literasi sebagai wujud nyata mencerdaskan kehidupan bangsa.

Di tengah kedaruratan literasi di kalangan anak muda, yakni dengan adanya ratusan siswa SMP di Buleleng, Bali, yang dinyatakan belum mahir membaca (Kompasiana.com), kelompok 8 PDB 55 Universitas Airlangga mengambil gerakan nyata. Berkolaborasi dengan Perpustakaan Balai Pemuda Kota Surabaya, mereka mengampanyekan pentingnya literasi dalam mencintai negeri kepada masyarakat umum dan mahasiswa. Kolaborasi ini diwujudkan melalui promosi tentang pentingnya literasi untuk negeri yang berkelanjutan.

Gerakan ini dilandaskan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4, yakni Quality of Education. Melalui pendidikan yang berkelanjutan, mereka menyadari bahwa literasi berpotensi besar menjembatani rasa cinta untuk negeri dengan pengetahuan, pengalaman, dan perasaan yang sama. Ini tentunya sesuai dengan salah satu tujuan bangsa Indonesia, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, ditambah dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Dalam wawancara yang dilakukan pada 20 Oktober 2025, narasumber yang juga mahasiswa UNAIR memberikan pandangan kritis mengenai literasi untuk negeri, “Membaca itu hal yang mendasar dan krusial. Kita bisa tahu bagaimana dunia bekerja yang bisa kita akses dengan membaca. Sekarang bukan waktunya untuk berfokus kepada diri sendiri lagi, melainkan dengan sudut pandang luas dari orang lain, dan realita yang terjadi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, literasi dengan pendidikan yang berkelanjutan dapat menjadi pengingat bagi kita untuk dapat mencintai negeri melalui ilmu pengetahuan, pengalaman, dan perasaan sedarah se-Tanah air. Kita dapat menyisihkan sebagian waktu untuk memperbaharui kualitas diri dengan literasi. Dengan demikian, kita bukan hanya menjadi insan yang pandai dalam membaca, merasakan, mendengar, menulis, dan menyampaikan pendapat, melainkan juga mencintai diri untuk negeri yang telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Kita ada karena Indonesia, Indonesia jaya karena kita.

Salam Literasi, Salam Anak Negeri!

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.