Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Edukasi Literasi Digital, Mahasiswa UMB Bahas FOMO di SMAN 91 Jakarta

Mahasiswa UMB

Jakarta, Mahasiswa.co.id - Mahasiswa Universitas Mercu Buana mengedukasi puluhan siswa SMA Negeri 91 Jakarta terkait fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan pentingnya menjaga jejak digital di era media sosial. Edukasi tersebut dikemas melalui kegiatan Kuliah Peduli Negeri (KPN) yang digelar pada 27 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB itu diikuti sebanyak 63 siswa kelas 10 dan 11. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana memberikan pemahaman mengenai dampak penggunaan media sosial secara berlebihan terhadap kehidupan remaja.

Program ini dijalankan oleh 11 mahasiswa dengan Rizkya Rhamanita Kuntoro sebagai ketua pelaksana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana.

Tema FOMO dipilih karena dinilai sangat dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini. Fenomena tersebut menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa takut tertinggal tren, informasi, maupun aktivitas orang lain yang muncul di media sosial.

Akibatnya, banyak remaja terdorong mencari validasi sosial, membandingkan diri dengan orang lain, hingga membagikan kehidupan pribadi secara berlebihan di internet. Kondisi itu dinilai dapat meninggalkan jejak digital yang berdampak di masa depan.

Selain membahas FOMO, mahasiswa juga memberikan materi mengenai dampak psikologis media sosial, pentingnya menjaga privasi digital, hingga cara menggunakan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi dan pembahasan kasus yang dekat dengan keseharian siswa. Para peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Panitia turut mengadakan pre-test dan post-test guna mengukur pemahaman peserta sebelum dan sesudah materi diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait dampak media sosial dan pentingnya menjaga jejak digital.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah siswa aktif mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat saat sesi diskusi berlangsung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Mercu Buana berharap para siswa dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi di ruang digital.

Selain itu, kegiatan edukasi literasi digital seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan di berbagai sekolah untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.