Mahasiswa.co.id - IMM Cabang AR. Fachruddin Kota Yogyakarta menanggapi situasi demokrasi dan politik yang berkembang di Indonesia melalui pernyataan sikap yang dipublikasi melalui Konferensi Pers serta lewat media daring di Instagram @immarfakhruddin pada Minggu, 11 Februari 2024.
IMM Cabang AR. Fakhruddin Kota Yogyakarta telah mencermati sekaligus memperhatikan kondisi perpolitikan yang berkembang dan melihat bahwa adanya praktik penyelenggaraan pemerintahan yang tidak sesuai pada kepentingan umum, tidak adil serta tidak bertanggungjawab yang berpotensi menjadi titik keruntuhan demokrasi di Indonesia.
Dalam pernyataan sikap tersebut memuat pandangan dari IMM Cabang AR. Fachruddin Kota Yogyakarta untuk mendesak serta menuntut Presiden Jokowi serta para Pejabat Negara untuk kembali menjalakan pemerintahan secara adil dan bertanggung-jawab sesuai pada koridor nilai-nilai Pancasila, amanat konstitusi, penegakan demokrasi, serta tidak memanfaatkan institusi kenegaraan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Dalam pernyataan sikap tersebut, IMM Cabang AR. Fachruddin Kota Yogyakarta melihat adanya pelanggaran serta sikap Presiden Jokowi beserta kroni-kroninya yang melanggengkan kekuasaannya di negara ini dengan berbagai cara baik yang secara terang melanggar hukum dan konstitusi, ataupun pelanggaran etika di masa pemilu sebagai waktu transisi kepemimpinan di Indonesia.
“Jadi Presiden beserta pejabat publik lainnya seharusnya menghindari penggunaan fasilitas negara dengan segenap kewenangan yang dimiliki karena merupakan pelanggaran konstitusi yang serius serta memperhatikan etika pejabat publik” ungkap Hakam Biqy selaku Ketua Umum Pimpinan Cabang AR. Fachruddin Kota Yogyakarta.
IMM Cabang AR. Fachruddin Kota Yogyakarta juga turut menyoroti bagaimana perjalanan dinamika Pemilu 2024. Kala rangkaian pemilu berjalan, banyak ditemukan kecurangan dan pelanggaran yang terjadi sehingga menimbulkan berbagai respons kritis dari setiap elemen masyarakat, termasuk elemen civitas akademika yang hadir dari berbagai kampus di berbagai daerah.

Komentar 0