Desa Beganding, Mahasiswa.co.id – Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 63 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak melalui program edukasi yang digelar pada Jumat, 14 November 2025. Bertempat di TK Ceria Desa Beganding, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh dua lembaga pendidikan anak usia dini, yaitu TK Ceria yang mayoritas non-muslim serta TK Aisyiyah yang mayoritas muslim.
Mengangkat isu penting mengenai bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai perlindungan diri, batasan privasi, serta keberanian untuk berkata “tidak” terhadap tindakan yang tidak pantas. Selain itu, tim KPM juga memberikan sosialisasi anti-bullying untuk membantu anak-anak mengenali bentuk-bentuk perundungan serta cara menghadapi maupun melaporkannya.
Kegiatan yang berlangsung secara kolaboratif antara dua TK dengan latar belakang keberagaman agama tersebut berjalan hangat dan penuh antusias. Anak-anak terlihat aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi sederhana, dan menyimak cerita bergambar yang disiapkan oleh mahasiswa KPM. Para guru dari kedua TK juga menyampaikan apresiasi atas materi yang diberikan, mengingat tema ini jarang disentuh dalam pembelajaran rutin namun sangat penting dalam konteks perlindungan anak.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan KPM Mandiri Kelompok 63 terhadap tujuan SDGs, khususnya poin Quality Education dan Reduced Inequalities, dengan memberikan edukasi inklusif tanpa memandang latar belakang agama dan budaya.
Tim KPM berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu pertemuan saja, melainkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan berorientasi pada perlindungan anak.

Komentar 0