Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

KKN dan PPK Ormawa: Peran Mahasiswa dalam Memaksimalkan Sumber Daya Desa

PPK Ormawa
Tim PPK Ormawa UKT 2025

oleh Yazid Nur Hidayat – S1 Agribisnis
Universitas Jenderal Soedirman

Mahasiswa.co.id - Negara, provinsi, kabupaten, kecamatan bahkan desa pastinya mempunyai sebuah sumber daya. Sumber daya merupakan segala sesuatu yang tersedia dan mempunyai nilai guna bagi manusia atau organisasi, baik dalam mendukung kehidupan, pembangunan, maupun pencapaian tujuan strategis. Namun, belum semua sumber daya dimanfaatkan dengan baik atau bahkan belum semua sumber daya dimanfaatkan. Hal tersebut sangat di sayangkan, karena seuatu yang bisa menjadi peluang justru terpendam begitu saja. Contoh nyatanya banyak terjadi pada daerah pedesaan di Indonesia. Banyak desa memiliki potensi wisata maupun kekayaan hasil pertanian yang belum mampu dimanfaatkan dengan maksimal baik secara ekonomis maupun berkelanjutan. Oleh karena hal tersebut, banyak instansi negara maupun swasta mengadakan progam untuk membantu mengatasi masalah sumber daya tersebut.

Progam pemberdayaan atau pengabdian masyarakat merupakan program yang banyak dilakukan untuk memaksimalkan potensi sumber daya secara efisien dan berkelanjutan. Pemberdayaan atau pengabdian masyarakat banyak dilakukan di daerah pedesaan. Salat satu pelaku dalam program tersebut adalah mahasiswa. Melalui program dari perguruan tinggi maupun dari kementerian banyak mahasiswa yang terjun langsung ke masyarakat. Contoh program yang diakukan mahasiswa yaitu KKN dan PPK Ormawa.

KKN merupakan program dari perguruan tinggi atau universitas yang mangharuskan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama 6 semester masa kuliah. Dalam 1 tim KKN biasanya berisi mahasiswa dari program studi yang berbeda. Perbedaan tersebut menjadi sebuah keanekaragaman ilmu, sehingga bermacam program kerja dapat dilakukan di masyarakat. Sedangkan PPK Ormawa merupakan program penguatan kapasitas organisasi mahasiswa yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan. Program tersebut dilaksanakan oleh sebuah ormawa (organisasi mahasiswa) di perguruan tinggi. Hampir sama dengan KKN, PPK Ormawa dilakukan dengan terjun ke masyarakat secara langsung. Namun, PPK Ormawa dilakukan selama sekitar 5 bulan sedangkan KKN hanya dilakukan selama 35 hari.

Diskusi antara Tim Pelaksana dan Warga Desa

Pada pelaksanaan suatu program pengabdian, pastinya banyak tantangan atau masalah yang dihadapi. Masalah tersebut terdiri dari 2 sumber yaitu dari internal dan eskternal sebuah tim. Masalah internal timbul dari kontrol dan komunikasi tim yang kurang baik. Apakah hal tersebut berpengaruh ke program pemberdayaan ?, jawabannya iya. Sebagai sebuah tim pelaksana, kekompakan tim menjadi faktor krusial bagi berjalannya program pengabdian. Karena hal tersebut persiapan yang matang harus disiapkan jauh dari sebelum dimulainya program pengabdian. Pastinya sebuah tim akan mengalami masalah internal saat program berlangsung, hal tersebut harus diselesaikan secepatnya dan sikap dewasa personil menjadi faktor yang penting dalam mengatasi masalah tersebut. Dengan tim yang kompak dan rencana yang matang, setidaknya dari sisi pelaksana akan menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan dan peluang program untuk berhasil akan meningkat. Sementara itu, faktor eksternal berasal dari masyarakat atau alam yang tidak pernah bisa ditebak.

Bagaimana cara membuat masyarakat menjadi antusias dengan program pengabdian yang dilakukan menjadi tantangan palinag berat yang akan dialami. Karena hal tersebut sebuah program tidak bisa dirancang hanya dari sisi pelaksana, namun keterlibatan masyarakat sangat diperlukan. Keterlibatan masyarakat akan mewakili hal yang mereka butuhkan. Jika sebuah program dilaksanakan tidak sesuai dengan kebutihan masyarakat maka peluang keberlanjutan program tersebut akan sangat kecil atau mungkin tidak akan ada keberlanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara tim pelaksana dan masyarakat akan menciptakan paradigma positif baik bagi masyarakat itu sendiri, maupun program yang akan dilaksanakan. Dengan begitu keberlanjutan dari progam kerja yang dilaksanakan akan terjadi.

Inti atau tujuan utama dari sebuah program pemberdayaan atau pengabdian masyarakat adalah sebuah keberlanjutan. Sementara dampak seperti ekonomi yang meningkat dan lingkungan yang terjaga akan beriringan dengan keberlanjutan tersebut. Mengutip dari lirik lagu band Perunggu berjudul “33x” yaitu “jalanmu kan sepanjang niatmu” dari potongan lirik tersebut berkaitan dengan tujuan pemberdayaan yaitu keberlanjutan. Niat yang gigih, penuh ambisi dan tulus akan sebanding dengan hasil diperoleh. Jadi menurut penulis, pemberdayaan merupakan sebuah kolaborasi antara pihak penggagas dan pihak penggerak dan pihak yang digerakkan, dengan visi dan misi yang sama sehingga tercapai sebuah paradigma yang sama dan sebuah keberlanjutan yang nyata.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.