Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Dorong Pelestarian Lingkungan melalui POC, Biopori, dan Penanaman Pohon
Oleh Redaksi
BANTAENG, Mahasiswa.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kolaborasi lingkungan di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026).
Program tersebut melibatkan mahasiswa dari Posko Tematik Perubahan Iklim dan Posko Tematik Pemberdayaan Desa. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan limbah dapur, pembuatan lubang resapan biopori, serta penanaman pohon.
Kegiatan dihadiri Kepala Desa Ulugalung, para kepala dusun, dan masyarakat setempat. Warga terlihat antusias mengikuti penyampaian materi hingga praktik langsung yang dipandu oleh mahasiswa.
Program kolaborasi ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN-T Unhas dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah dapur. Mahasiswa menjelaskan bahwa sampah organik rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.
Pemanfaatan limbah dapur menjadi POC juga dinilai dapat membantu mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke lingkungan. Setelah menerima materi, masyarakat diajak mempraktikkan tahapan pembuatan pupuk organik cair dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar rumah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai lubang resapan biopori. Mahasiswa menjelaskan bahwa biopori dapat menjadi salah satu solusi sederhana untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah dan mengurangi potensi genangan saat musim hujan.
Lubang biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik menjadi kompos. Mahasiswa bersama masyarakat selanjutnya mempraktikkan pembuatan lubang resapan biopori yang dapat diterapkan di pekarangan rumah masing-masing.
Sebagai penutup, mahasiswa bersama pemerintah desa, kepala dusun, dan masyarakat melaksanakan penanaman pohon di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.
Sebelum proses penanaman, mahasiswa memberikan edukasi mengenai peran pohon dalam menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan resapan air, mengurangi risiko erosi, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Penanaman pohon tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan Desa Ulugalung.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan itu dapat dimulai dengan mengolah limbah organik rumah tangga, membuat lubang biopori, serta melakukan penghijauan secara berkelanjutan.
Mahasiswa juga berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat terus terjaga sehingga berbagai program pelestarian lingkungan yang telah diperkenalkan selama pelaksanaan KKN dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Ulugalung.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0