Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa KKN UINSA Gelar GEMPAR, Ajak Warga Desa Butungan Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

KKN UINSA

Lamongan, Mahasiswa.co.id – Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana di rumah. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Ampel Surabaya Kelompok 68 di Desa Butungan, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan GEMPAR atau Gerakan Masyarakat Peduli Sampah Organik.

Kegiatan ini menjadi upaya mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik melalui pembuatan eco enzyme. Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah rumah tangga yang masih menjadi tantangan di lingkungan masyarakat.

GEMPAR diikuti oleh ibu-ibu PKK dan kader kesehatan Desa Butungan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga praktik langsung pembuatan eco enzyme.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan tentang pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan pengalaman praktik agar peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di rumah masing-masing.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa KKN dan Ketua PKK Desa Butungan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu-ibu PKK dan kader kesehatan Desa Butungan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan GEMPAR. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah awal dalam membangun kepedulian bersama terhadap pengelolaan sampah organik di lingkungan sekitar,” ujar perwakilan mahasiswa KKN dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua PKK Desa Butungan, Muslihah, turut memberikan dukungan terhadap program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN. Ia menyampaikan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk mulai mengelolanya dari rumah.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh adik-adik mahasiswa KKN. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat membantu menciptakan lingkungan Desa Butungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” tutur Muslihah.

Gelar GEMPAR

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai eco enzyme, mulai dari pengertian, manfaat, bahan-bahan yang digunakan, hingga tahapan pembuatannya. Materi disampaikan secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah organik sebagai langkah awal pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.

Suasana kegiatan semakin menarik saat peserta diajak mengikuti praktik pembuatan eco enzyme secara langsung. Dengan memanfaatkan limbah organik seperti kulit buah dan sayuran, gula merah atau molase, EM4, serta air, peserta mempraktikkan proses pencampuran bahan sesuai takaran yang benar.

Selama praktik berlangsung, peserta terlihat aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Antusiasme tersebut juga terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Berbagai pertanyaan diajukan peserta, mulai dari proses fermentasi, cara penyimpanan, hingga manfaat eco enzyme untuk tanaman maupun kebutuhan rumah tangga. Sebagai penutup sesi edukasi, mahasiswa KKN mengadakan kuis berhadiah yang disambut meriah oleh seluruh peserta.

Salah satu peserta, Ngarmiati, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi yang dikemas dengan praktik langsung membuat materi lebih mudah dipahami.

“Kegiatan ini menjadi ilmu baru bagi saya. Ternyata sampah organik yang selama ini hanya dibuang bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Praktik membuat eco enzyme juga sangat seru karena kami bisa langsung mencoba sendiri, jadi lebih paham cara membuatnya,” ungkap Ngarmiati.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar ilmu yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat dan terus diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program GEMPAR, mahasiswa KKN UINSA Kelompok 68 berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah organik bukan hanya upaya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga bagian dari investasi bagi keberlanjutan desa.

Dengan mengubah limbah dapur menjadi eco enzyme yang bernilai guna, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dari rumah masing-masing.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader PKK, dan kader kesehatan Desa Butungan menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama. Semangat GEMPAR diharapkan terus tumbuh sebagai gerakan berkelanjutan menuju Desa Butungan yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.