Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa KKN Unhas Perkenalkan Pestisida Nabati ECOSIRAYA di Baranti

Kuliah Kerja Nyata
KKN Tematik Gelombang 116 Foto: Dok Pribadi

Sidrap, Mahasiswa.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Inovasi Desa Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi pestisida nabati ramah lingkungan bagi masyarakat Kelurahan Baranti, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Inovasi tersebut diperkenalkan melalui program kerja individu bertajuk “ECOSIRAYA: Inovasi Pestisida Nabati Ramah Lingkungan untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kelurahan Baranti.”

Program ini dilaksanakan oleh Febrytin Popang, mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin, pada Selasa, 28 Juli 2026, mulai pukul 11.00 WITA di Kelurahan Baranti.

ECOSIRAYA dikembangkan sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pestisida kimia. Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan diketahui berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan manusia, kualitas tanah, sumber air, serta keseimbangan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan pestisida nabati yang dibuat dari kombinasi daun pepaya, daun sirsak, dan serai. Ketiga bahan tersebut dipilih karena relatif mudah ditemukan di lingkungan sekitar serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu mengendalikan hama tanaman.

Selain lebih ramah terhadap lingkungan, pestisida nabati ECOSIRAYA juga dapat dibuat secara sederhana oleh masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang tersedia.

Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Pestisida

Pelaksanaan program ECOSIRAYA dibagi ke dalam tiga sesi utama. Sesi pertama berupa edukasi mengenai pengertian, manfaat, dan keunggulan pestisida nabati dibandingkan pestisida berbahan kimia.

Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh demonstrasi langsung mengenai tahapan pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya, daun sirsak, dan serai. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai cara penggunaan cairan pestisida tersebut pada tanaman.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama peserta. Dalam sesi tersebut, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan serta membahas kemungkinan penerapan pestisida nabati di lahan pertanian masing-masing.

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama. Pemanfaatan bahan lokal tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan praktik pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Setelah mengikuti kegiatan, masyarakat dinilai memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai cara membuat dan menggunakan pestisida nabati. Cairan pestisida ECOSIRAYA yang telah diproduksi juga dibagikan kepada warga sebagai produk siap pakai.

Pembagian produk tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mencoba penerapan pestisida ramah lingkungan secara langsung pada tanaman maupun lahan pertanian.

Mendapat Dukungan Pemerintah Kelurahan

Pelaksanaan program ECOSIRAYA mendapat dukungan dari Sekretaris Camat Baranti yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Lurah Baranti, A. Budi Setyawan, S.H.

Kegiatan tersebut juga terlaksana atas arahan dan persetujuan Dosen Pendamping KKN Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Dr. Ir. Sulaeha, S.P., M.Si.

Dukungan dari pemerintah setempat dan dosen pendamping menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program edukasi lingkungan tersebut. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan dapat mendorong penerapan inovasi sederhana yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian.

Mendukung Pencapaian SDGs

Program kerja ECOSIRAYA turut mendukung komitmen Universitas Hasanuddin dalam pencapaian Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Program ini berkaitan dengan SDG 2 atau Zero Hunger melalui dukungan terhadap praktik pertanian yang berkelanjutan dan pengendalian hama yang lebih aman.

ECOSIRAYA juga mendukung SDG 3 atau Good Health and Well-being karena mendorong pengurangan penggunaan pestisida kimia yang berpotensi memengaruhi kesehatan manusia.

Pemanfaatan daun pepaya, daun sirsak, dan serai sebagai bahan pestisida turut sejalan dengan SDG 12 atau Responsible Consumption and Production. Bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar masyarakat dapat dimanfaatkan secara bijaksana menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Selain itu, program ini berkaitan dengan SDG 15 atau Life on Land karena penggunaan pestisida nabati diharapkan dapat membantu menjaga kualitas tanah, keanekaragaman hayati, dan kelestarian ekosistem daratan.

Melalui ECOSIRAYA, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Kelurahan Baranti semakin terdorong untuk memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pestisida sekaligus menerapkan sistem pertanian yang lebih aman, mandiri, dan ramah lingkungan.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.