Maros, Mahasiswa.co.id – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan matematika sejak dini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin mengadakan edukasi bertajuk "Trik Cepat Perkalian untuk Anak SD". Kegiatan ini diinisiasi oleh Giselia Davin Setiawan, mahasiswa Fakultas MIPA Unhas jurusan Statistika, dan menjadi salah satu program kerja KKN Unhas gelombang 113 yang dilaksanakan di SDN 196 Sudirman, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.

Edukasi ini dirancang khusus untuk siswa kelas 4 SD agar mereka dapat belajar perkalian dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Metode yang diperkenalkan mencakup trik cepat menggunakan tangan serta tabel perkalian interaktif, sehingga anak-anak tidak hanya menghafal angka, tetapi juga memahami pola perkalian dengan lebih baik. "Kami ingin membantu anak-anak memahami perkalian dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah diingat. Dengan metode ini, mereka tidak hanya menghafal tetapi juga memahami pola angka dengan lebih baik," ujar Giselia. Sebagai hasil dari kegiatan ini, setiap peserta mendapatkan buku saku yang dirancang khusus agar praktis dibawa ke mana saja dan dapat digunakan sebagai panduan belajar mandiri.

Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa yang dengan semangat mengikuti setiap sesi pembelajaran. Guru-guru serta kepala sekolah SDN 196 Sudirman pun menyambut baik inisiatif ini. Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas metode inovatif yang diperkenalkan dan berharap agar pendekatan ini terus digunakan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Wali kelas 4, Bapak Hasanuddin, juga memberikan tanggapannya mengenai buku saku yang diberikan kepada siswa. "Buku ini sangat bermanfaat dan disusun dengan baik. Semoga dapat menjadi pegangan bagi anak-anak untuk lebih giat belajar dan semakin memahami konsep perkalian dengan mudah," ungkapnya.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan semakin banyak anak yang memiliki pemahaman kuat terhadap perkalian sebagai dasar penting dalam matematika, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran di tingkat selanjutnya.

Oleh: Giselia Davin Setiawan
Universitas Hasanuddin