Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa Pariwisata Universitas Semarang, Gelar Cultour Fest sebagai UAS Berbasis Budaya

Tari Sri pengantri

Semarang, Mahasiswa.co.id – Program Studi Pariwisata Universitas Semarang menggelar Gelar Karya untuk Ujian Akhir Semester bertajuk Cultour Fest. Acara gelar karya di laksanakan pada 23 Desember 2025 yang berada di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang. Acara berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Gelar karya ini digelar sebagai bentuk pemenuhan UAS mahasiswa Pariwisata USM yang dikemas melalui pementasan seni dan budaya. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta dosen Program Studi Pariwisata.

Acara dibuka dengan alunan karawitan yang mengiringi kirab budaya sebagai pembuka kegiatan. Setelah itu, mahasiswa semester 1 menampilkan tari Jatilan sebagai penampilan awal. Usai penampilan pembuka, Kaprodi Pariwisata Herman Novry Kristiansen Paninggiran, S.E., M.MPar menyampaikan sambutan pembuka. Ia menyampaikan bahwa perwakilan rektor berhalangan hadir dan diwakili oleh Wakil Dekan I FTIK, Bapak Fajri. Ia juga mengapresiasi persiapan mahasiswa yang tidak mudah dan menyebut Cultour Fest sebagai kegiatan yang patut dibanggakan karena telah dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dekan FTIK, Fajriannoor Fanani, S.Sos., M.I.Kom. Ia menyampaikan rasa bangga terhadap mahasiswa dan mengapresiasi kerja keras seluruh panitia serta pengisi acara. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi ciri khas Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Peresmian Cultour Fest kemudian ditandai dengan pengalungan sampur. Setelah peresmian, rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan Tari Golek Sri Penganti yang beranggotakan 12 orang dengan pakaian khas yang menawan, tak hanya pakaiannya pembawaannya juga sangat elok dan Anggun. Penari Golek Sri Pengantin menyampaikan bahwa proses latihan selama satu bulan memerlukan penyesuaian individu dan kekompakan kelompok. Penari Jatilan juga mengungkapkan kendala kepercayaan diri dan hafalan gerak di awal latihan.

Di lanjutkan dengan karawitan mahasiswa kelas pagi dan sore yang membawakan lagu Suwe Ora Jamu, Padang Bulan, Gugur Gunung, dan Sluku-Sluku Batok.

Acara ini turut dihadiri tamu undangan dari luar kampus. Kaisa, perwakilan delegasi SMA Negeri 2 Semarang, menyampaikan bahwa informasi Cultour Fest diterimanya langsung dari panitia melalui undangan. Ia menilai pementasan berjalan menarik, terutama pada riasan wajah khas tokoh wayang. “ saya masih menunggu penampilan dari kakak yang menggunakan riasan wayang yang unik” jawab teman keisa selaku perwakilan deglarasi dari SMA Negeri 2 Semarang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan utama ketoprak Roro Mendut oleh mahasiswa semester 3 sebagai puncak Gelar Karya Cultour Fest 2025.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.