Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Meningkatkan Kepercayaan Diri Dan Minat Belajar Anak-anak Sekolah Dasar

Meningkatkan Kepercayaan Diri Dan Minat Belajar Anak-anak Sekolah Dasar

Mahasiswa.co.id - Kepercayaan diri dimiliki oleh semua orang tidak terkecuali siswa Sekolah Dasar. Kepercayaan diri sangat dibutuhkan oleh siswa dalam pembelajaran sehingga dapa memotivasi siswa untuk meraih prestasi dalam belajar. Bila seorang siswa memiliki rasa percaya diri yang kuat maka siswa tersebut akan percaya terhadap kemampuan diri sehingga akan menggali potensi diri untuk dapat dihargai, tidak hanya oleh dirinya tetapi juga oleh orang lain. Siswa yang memiliki kepercayaan diri yang kuat menganggap kegagalan bukan merupakan sesuatu yang menyedihkan, memalukan bahkan mematahkan semangat tetapi sebagai langkah untuk menuju keberhasilan. Dalam hal ini siswa dapat semakin memacu semangat dan motivasinya untuk berprestasi dalam belajar.

Melalui program yang dibuat oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekonologi yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Salah satu programnya adalah Kampus Mengajar dimana merupakan dari kegiatan pembelajaran dan pengajaran di satuan pendidikan dasar dari program MBKM yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas. Universitas Sumatera Utara sebagai salah satu PTN turut ikut serta mensukseskan program kerja Kemendikbud Ristek dengan membuka program yang sama dengan cakupan lokal untuk membuka kesempatan sebesar – besarnya bagi mahasiswa dan mitra untuk membangun dan merealisasikan program yang terbaik.

Dalam program ini saya Alfira Utami Isnaini NIM 170902075 mahasiswa Kesejahteraan Sosial, FISIP USU ikut serta mengikuti Kampus Mengajar – Mitra USU, dimana praktik ini dilaksanakan di UPT SDN 060827 Kec. Medan Amplas, Kota Medan. Praktikum ini didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu, Ibu Malida Putri, S. Sos, M. Kessos, serta guru pamong Ibu Yuhanni, S.Pd, dan dimonitori oleh dosen pengampu Mata Kuliah Bapak Fajar Utama Ritonga, S.Sos, M. Kessos. Program Kampus Mengajar ini dilaksanakan selama kurang lebih 4 bulan, yaitu dari bulan Maret – Juni 2023.

Pada program Kampus Mengajar ini Mahasiswa ditempatkan di kelas 2 yang sebelumnya sudah ditentukan oleh guru pamong, dan nantinya siswa/siswi kelas 2 ini yang akan menjadi sasaran dari kegiatan Kampus mengajar ini. Di minggu pertama Mahasiswa melakukan pendekatan serta observasi mencari permasalahan apa yang dihadapi oleh siswa/siswi disini. Salah satu masalah yang ditemukan oleh mahasiswa adalah tingkat kepercayan diri yang kurang. Terlihat dengan keengganan siswa untuk tampil didepan kelas saat di tunjuk oleh guru. Kemudian ketika guru menerangkan materi, lalu guru meminta pendapat beberapa siswa tentang materi yang disampaikan, hanya beberapa siswa saja yang mampu berpendapat san beberapa siswa yang lain hanya diam.

Berdasarkan hasil observasi tersebut, mahasiswa akan melakukan mini project guna menumbuhan kepercayaan diri dan minat belajar dengan teori Grup Work dari Isbandi Rukminto Adi (2013) yang dimana teori ini merupakan metode untuk mengurangi atau menghilangkan hambatan untuk berinteraksi sosial dan mencapai tujuannya. Kemudian. Mahasiswa melakukan pembelajaran untuk mencapai tujuannya dengan Metode Sosial Grup Work yang didasarkan pada pengetahuan tentang kebutuhan klien berdasarkan Isbandi Rukminto (2013), diantaranya adalah :

1. Intake dan Contract
Pada tahap ini dilakukan perkenalan dan pendekatan terhadap klien untuk dapat mendekatkan diri dengan mereka, sehingga mereka merasa nyaman terhadap mahasiswa.

2. Assesment
Di tahap ini, mahasiswa melihat kurangnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat serta enggan untuk tampil didepan kelas.

3. Planning/Perencanaan
Perencanaan yang dibuat oleh Mahasiswa adalah memberikan dukungan dan motivasi bahwa tidak apa – apa berpendapat walaupun salah, serta membebaskan mereka untuk berpendapat tentang apa yang ingin mereka lakukan dalam proses pembelajaran yang akan berlangsung, serta memperbanyak interaksi dengan Siswa/siswi yang jarang di ditunjuk kedepan kelas untuk menjawab pertanyaan yang diberikan mahasiswa. Kemudian membentuk kelompok belajar agar dapat berdiskusi bersama temannya serta dapat memberikan arahan kepada temannya yang diharapkan dapat menguasai materi pembelajaran bersama.

4. Intervensi
Dalam tahap ini, yang dilakukan mahasiswa yaitu melakukan proses pelaksaanaan dari program yang sudah direncanakan. Yaitu dengan menerangkan materi yang sudah ada dibuku mereka dengan sesekali diselingi modul yang sudah diberikan. Kemudian mahasiswa memberikan beberapa soal yang harus dikerjakan di papan tulis dan menunjukan siswa yang dirasa kurang percaya diri untuk mengerjakan soal kedepan kelas. Kemudian mahasiswa membentuk kelompok yang dimana mereka akan maju kedepan untuk menjawab petanyaan yang diberikan untuk diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Pada pertemuan berikutnya mahasiswa mengajak mereka untuk berdiskusi bersama mengenai pembelajaran serta kegiatan apa saja yang mereka senangi disekolah.

5. Evaluasi
Pada tahap ini mahasiswa melihat apa saja perkembangan dalam program yang sudah dilaksanakan, serta apakah program yang dijalankan sudah tercapai dan sesuai dengan yang sudah direncanakan sebelumnya. Setelah melewai beberapa kegiatan yang terlaksana Mahasiswa merasa adanya perkembangan yang baik, dimana mereka lebih aktif didalam kelas, serta selalu bertanya jika merasa ada yang kurang paham dalam pembelajaran yang diberikan, mereka juga lebih aktif dalam membantu teman yang kesulitan dalam mengerjakan soal yang diberikan. Dan mereka juga terlihat senang jika ditunjuk kedepan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan.

6. Terminasi
Tahapan ini merupakan tahapan terakhir, dimananya pemutusan hubungan dengan klien. Hal ini dilakukan agar mereka dapat dengan bebas mengembangkan kemampuan mereka sendiri. Dan mahasiswa merasa berhasil dalam melaksanakan program yang sudah dibuat.

Dan setelah metode yang diberikan oleh mahasiswa telah selesai dilakukan, didapatkan bahwa klien (Siswa/siswi) sudah dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka serta minat belajar meskipun secara perlahan. Diakhir praktikum mahasiswa memberikan kata perpisahan dan pesan agar anak didik dapat lebih giat lagi belajarnya dan semangat, semoga dengan adanya kampus mengajar ini dapat membantu para guru serta anak didik didalam dunia pendidikan, dan semoga juga dengan yang telah mahasiswa lakukan dapat memberikan dampak positif bagi mereka terutama meningkatkan kepercayaan diri dan minat belajar anak didik yang kedepannya diharapkan dapat mewujudkan keinginan mereka.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.