Mahasiswa.co.id - Bagi mahasiswa yang tinggal nggak jauh-jauh banget dari kampus biasanya memilih untuk kuliah PP alias pulang pergi. Namun, kuliah PP tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa yang jaraknya dekat saja. Beberapa mahasiswa yang tinggalnya lumayan jauh dari kampus juga memilih untuk pulang pergi, hitung-hitung menghemat biaya. Mahasiswa yang kuliah pulang pergi juga bisa menghabiskan waktu 1-2 jam perjalanan.
Berstatus sebagai mahasiswa yang kuliah pulang pergi atau biasa disebut laju, tentu saja memiliki berbagai tantangan tersendiri yang seringkali menjadi keluh kesah. Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa yang harus bolak-balik dari rumah ke kampus setiap hari membawa beberapa kesulitan, terutama dalam hal waktu, dan energi.
Pertama, untuk mahasiswa yang kuliah PP harus mempersiapkan lebih awal. Apa yang harus disiapkan dan apa saja yang harus dibawa sudah harus tergambar agar meminimalisir kelupaan atau ketinggalan suatu hal dan barang. Belum lagi jika kita mulai kelas pada pagi hari, kita harus sudah bangun lebih awal agar berangkat tidak tergesa-gesa. Di perjalanan pasti sering mengeluhkan kenapa harus bangun dan berangkat pagi-pagi, walaupun ya tetap dijalani setiap harinya.
Kedua, waktu perjalanan yang panjang adalah beban yang berat bagi mahasiswa kuliah pulang pergi. Kalau anak kos bisa bangun dan berangkat ke kampus mepet jam masuk, tentu itu tidak bisa dilakukan oleh mahasiswa PP. Sebagai mahasiswa PP kita harus bisa bangun lebih awal, menghabiskan waktu berjam-jam untuk menempuh perjalanan ke kampus, dan menerjang ramai dan macetnya jalanan. Misal kita ada kelas di jam 7 pagi, sebelum jam 6 pagi kita sudah harus on the way. Kalau nggak gitu kita akan tergesa-gesa dan bisa jadi terlambat karena lalu lintas pagi pasti sangat padat. Apalagi kalau jalanan ramai dengan kendaraan besar, dari rumah kita sudah dandan rapi tapi sampai kampus jadi kusam dan kucel seperti belum mandi.

Komentar 0