PBAK Fuadah UIN Salatiga 2024: Membangun Fondasi Akademik dengan Penerapan Nilai Moderasi
Oleh Redaksi
Salatiga, Mahasiswa.co.id, (22/8/2024) – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (Fuadah) UIN Salatiga sukses menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada tanggal 21-22 Agustus 2024. Acara yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Fakultas Fuadah ini mengusung tema "Optimalisasi Orientasi Mahasiswa Fuadah dalam Penguatan Nilai-Nilai Moderasi." Kegiatan PBAK ini bertujuan untuk memberikan pengenalan tentang kehidupan akademik serta menanamkan nilai-nilai moderasi dalam diri mahasiswa baru, sebagai langkah awal mereka dalam memulai perjalanan akademik di lingkungan kampus.
PBAK Fuadah 2024 dihadiri oleh berbagai tokoh penting, salah satunya adalah Bapak Dr. (H.C.) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama Republik Indonesia periode 2014-2019 yang juga merupakan ahli Pokja Moderasi Kementerian Agama RI. Kehadiran beliau memberikan nuansa istimewa dalam acara ini, terutama pada hari pertama PBAK, di mana beliau membagikan pandangannya tentang pentingnya moderasi sebagai nilai yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mampu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi, tidak hanya dalam konteks agama, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fuadah, Luthfiyadin Rizqi, dalam sambutannya menegaskan bahwa PBAK ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi merupakan langkah awal untuk membangun pola pikir mahasiswa yang moderat dan inklusif. “Mengenai nilai-nilai moderasi, walaupun kita sudah berada di lingkungan yang notabenenya melaksanakan nilai-nilai moderasi, kita harus tetap menekankan hal ini dalam diri kita, terutama dalam pola pikir kita sebagai mahasiswa. Nilai-nilai moderasi tidak hanya diterapkan ketika bermasyarakat, tetapi juga harus diterapkan di lingkungan kampus melalui pola pikir dan tindakan kita," ujar Luthfiyadin.
Lebih lanjut, Luthfiyadin menyampaikan harapannya agar tema yang diusung dalam PBAK ini dapat diaplikasikan oleh seluruh mahasiswa Fuadah, terutama dalam interaksi sehari-hari di lingkungan kampus. "Moderasi bukan hanya soal agama, tetapi mencakup keseluruhan aspek kehidupan. Kita harus bisa menyeimbangkan segala sesuatu di tengah-tengah, sehingga moderasi ini bisa menjadi landasan bagi kita dalam menghargai sesama, saling membantu, dan membangun satu sama lain,” tambahnya. Menurutnya, penguatan nilai-nilai moderasi dalam diri mahasiswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan kampus yang harmonis dan inklusif.
Selama dua hari pelaksanaan, PBAK Fuadah diisi dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya informatif tetapi juga menghibur. Pada hari pertama, acara ini ditutup dengan penampilan dari band lokal yang semakin menyemarakkan suasana. Selain itu, banyak penampilan yang dihadirkan panitia oleh mahasiswa Fuadah, seperti tarian, hadroh, pencak silat, dan syiir, yang menambah keunikan dan keragaman acara. Para mahasiswa baru tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi tantangan di dunia akademik. Hari kedua PBAK tak kalah seru, di mana mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan kampus, dosen, serta berbagai unit kegiatan mahasiswa, himpunan, dan penjaringan minat bakat yang ada di Fakultas Fuadah. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai moderasi, serta mempersiapkan mereka untuk beradaptasi dengan kehidupan akademik yang akan mereka jalani.
Dengan berakhirnya PBAK Fuadah 2024, mahasiswa baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Salatiga. Kehadiran para pembicara hebat, terutama Bapak Lukman Hakim Saifuddin, memberikan inspirasi tersendiri bagi para peserta PBAK. Mereka diharapkan tidak hanya mampu menjadi mahasiswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas.
Dengan semangat moderasi yang ditanamkan sejak awal ini, diharapkan mahasiswa baru Fakultas Fuadah dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengawal dan mengembangkan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. PBAK Fuadah 2024 pun menjadi langkah awal yang penuh makna dalam perjalanan akademik mereka di UIN Salatiga.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0