Mahasiswa.co.id - Bahasa merupakan salah satu hal yang penting bagi manusia terlebih lagi dalam Berkomunikasi bagaimana mereka menyampaikan ide, gagasan, dan pikiran manusia dalam bentuk tulisan ataupun ucapan agar lebih mudah dan saling memahami satu sama lain dengan beragam manusia di belahan dunia terciptalah ragam dan jenis bahasa itu sendiri dan dengan adanya perkembangan teknologi semakin banyak pula bahasa yang tercipta Diantaranya China, Inggris, Spanyol, Arab, dan yang lain-lain. Dari sekian banyaknya bahasa yang ada di dunia bahasa arablah yang Allah pilih untuk Menurunkan alquran dengannya dan menurut Ethnolongue bahasa arab adalah bahasa penutur nomor lima terbanyak di dunia dengan 242,391 juta jiwa di 60 negara, bahasa arab merupakan bahasa nasional yang di gunakan di 25 negara seperti Arab Saudi, Algeria, Bahrain, Chad, Kamerun, Djibouti, Mesir, Irak, Israil, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Mauritania, Oman, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Suria, Tunisia, Uni Emirat, dan Yaman ini di karena kan bahasa arab adalah bahasa kitab suci dan tuntunan agama Islam sedunia, maka tentu saja ini merupakan bahasa yang paling signifikansinya seluruh miliaran umat Islam di dunia, baik itu berkebangsaan arab maupun luar arab. Bahasa arab adalah bahasa yang digunakan para ulama-ulama dahulu untuk mencatat dan mewariskan ilmu-ilmu yang mereka dapat, secara historis dapat di buktikan melalui karya-karya ilmiah mereka yang terbagi dalam bidang-bidang tertentu dari Tafsir, Fiqih, Hadits, Aqidah, dan ilmu-ilmu keislaman yang lainnya yang memang tertulis dalam bahasa arab karna mereka saling mewariskan antara ulama dari generasi ke generasi selanjutnya, maka sanggatlah penting seluruh umat Islam mempelajari bahasa arab terutama ilmuan atau akademis muslim memahami dan mendalami bahasa arab, dan memang kewajiban kita untuk memahami agama kita sendiri dan dengan bahasa arablah kita bisa lebih mengerti dan memahami tidak harus sampai menjadi ahli cukup kita untuk memahami isi dan kandungan dalam kitab suci kita yaitu Al-Quran. A.PENGERTIAN PENDIDIKAN ISLAM Secara istilah upaya untuk mengaktualkan sifat-sifat kesempurnaan dan kebenaran Allah dan setiap anugerah yang Allah berikan kepada manusia, upaya berikut dilaksanakan tanpa pamrih atau semata-mata ikhlas untuk Allah SWT. Al-syaibany mengatakan makna dari pendidikan Islam adalah proses mengubah tingkah laku individu peserta didik pada kehidupan masyarakat dan alam sekitar. Sedangkan dasar pendidikan Islam adalah hadits nabi dan kalammulah Al-quran dengan kedua sumber ini terbangunlah pondasi ilmu yang kokoh, dan di bantu penjelasannya dengan buku-buku ulama terdahulu untuk memahaminya B.TUJUAN KEAGAMAAN Yang dimaksud tujuan keagamaan adalah bahwa setiap muslim beramal untuk akhiratnya masing-masing atas petunjuk dan ilham keagamaan yang benar, tujuan ini adalah tujuan yang sangat mulia mempertemukan diri pribadi kepada tuhannya melalui kitab-kitab suci  yang menjelaskan kewajiban dan hak-haknya masing-masing mengetahui apa saja yang wajib dan apa saja yang dilarang untuknya. C.TUJUAN KEDUNIAAN Dalam tujuan pendidikan modern saat ini peserta didik juga diarahkan untuk pekerjaan yang berguna nantinya, sebagai persiapan anak-anak untuk menghadapi kehidupan masa depan, ilmu ini memang sudah di terapkan dari dulu untuk peserta didik di tanamkan ilmu-ilmu amaliah yaitu praktik yang memang dilakukan untuk melihat hasil dari teori yang telah didapatkan selama pembelajaran. D.SOLUSI DAN FAKTOR Dari banyaknya faktor dan masalah dari hal-hal yang mempengaruhi pembelajaran bahasa arab dan kualitas muslim di zaman sekarang kami mungkin hanya bisa menyebutkan 3 perihal yang cukup penting untuk diperhatikan sebagai berikut:
  1. Faktor lingkungan, ini adalah faktor yang sangat mempengaruhi pembelajaran bahasa, bahasa apa pun itu akan di pengaruhi dengan lingkungan bahasa arab termasuk bahasa yang memang tidak terlalu sulit namun jika lingkungan tidak terbentuk maka itu akan susah, maka carilah lingkungan yang memang mendukung untuk kita belajar bahasa arab.
  2. Faktor keluarga, bukan hanya kita yang berperan dalam mempelajarinya namun kita juga memerlukan dukungan dari keluarga kita, yaitu didikan orang tua yang benar hingga ia mengerti hakikat apa yang di pelajarinya, maka dari itu sebaiknya kita meminta restu dan izin tentang apa yang kita ingin pelajari.
  3. Faktor sumber, yaitu sumber kita mengambil ilmu guru kita yang menjelaskan ilmu yang berkaitan dengan apa yang kita dapat jika ilmu yang diberikan itu bagus maka hasilnya juga bagus dan sebaliknya, tidak Cuma guru kita harus pintar untuk memilih buku bacaan dan referensi karna masih banyak buku-buku yang kurang bagus bahkan menyesatkan bagi pembacanya, maka carilah dua hal tersebut dengan benar karna berdampak besar untuk seterusnya.
Tidak banyak yang harus diubah karna inti dari generasi adalah didikan dari keluarganya semakin bagus sebuah didikan dan lingkungan yang diberikan oleh keluarganya maka semakin baguslah akhlak dan kecerdasan seorang anak, mengajarinya untuk menghargai sesama karna semua ilmu tetaplah ilmu tidak ada bedanya hanya bagaimana dia menerapkannya, bukan ilmu atau komunitas yang dicap buruk cukup perilaku dan individunya yang harus di lihat, masih banyak orang diluar sana yang memandang ilmu bahasa dan sastra itu rendah contoh saat di dunia perkuliahan mereka hanya berfikir jurusan lain lebih unggul bukan berarti jurusan itu jelek. Mungkin hanya ini faktor dan solusi yang saya berikan tetapi masih banyak faktor-faktor lain dengan solusinya semoga ini bisa membantu generasi muda islam di zaman ini dalam menuntut ilmu agama, dan tidak hanya memandang sebelah mata bahwa ilmu bahasa arab hanya untuk agama masih bisa banyak yang bisa dilakukan sebagaimana yang telah di jelaskan diatas.