Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

PMM Kelompok 185 Mengajarkan Pemanfaatan Limbah Barang Bekas: Apa saja ?

sds

Mahasiswa.co.id - Rabu (27/7/2023), Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di SD Negeri 2 Jatiguwi Dusun Krajan/Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan PMM ini merupakan kegiatan pendampingan mahasiswa yang ada di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang. Adapun Dosen Pembimbing (DPL) yaitu, Ibu Nur Melizza, S.Kep, Ns., M.Kep

Tim PMM kami terdiri dari 5 anggota yaitu, Salsa Fadila Putri Jayanti sebagai ketua tim Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), Jessica Amanda Putri (Humas), Bernica Ifada Angelin Romadhona (Sekretaris), Syakira Iswana Hariadi (Bendahara) dan Indira Wibowo (PDD). Kegiatan yang kami lakukan bertujuan untuk Melatih Keterampilan Siswa yang Kreatif dan Inovatif pada SDN 2 Jatiguwi agar mereka memiliki kreativitas yang ditanamkan sejak di sekolah dasar.

Untuk melatih keterampilan dengan melalui daur ulang limbah sampah yang dapat membantu mengurangi penumpukan ataupun timbunan sampah, sehingga dilakukan pemanfaatan dengan menggunakan barang bekas kardus yang dapat dijadikan hiasan. Kegiatan yang pertama ditujukan kepada murid kelas 4 yaitu membuat bingkai foto menggunakan bahan dasar kardus dan untuk bahan tambahan lainnya dengan menambahkan kertas kado untuk menutupi kardus agar terlihat semakin bagus dan rapi.

Kegiatan selanjutnya yaitu pemanfaatan barang bekas untuk dijadikan gantungan kunci, murid kelas 5 membuat design sesuai dengan keinginan mereka, karena untuk melatih berpikir kreatif pada siswa. Gantungan kunci yang mereka buat ada yang berbentuk lingkaran dan juga persegi, lalu mereka menggambar sesuai dengan kesukaannya seperti minecraft, nama idola, dan pemandangan.

Adapun pemanfaatan barang bekas lainnya yaitu dream catcher yang sesuai dengan arti namanya benda ini dipercaya dapat menangkap mimpi baik. Dream catcher cocok dijadikan untuk hiasan yang agar dapat menyebarkan aura menenangkan di suatu ruangan, lalu untuk bahan dari pembuatan hiasan ini kami menyiapkan kardus, benang warna putih, dan bulu warna putih. Sebelumnya, kami memberikan contoh hiasan yang sudah jadi kepada murid kelas 6.

Mereka yang awalnya kurang antusias karena belum mengetahui dan menganggap pembuatan hiasan ini susah, tetapi setelah mereka mencoba membuat dengan menutup bulatan menggunakan benang berwarna putih mereka menjadi antusias untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu membuat jaring laba-laba, lalu untuk tahap yang terakhir yaitu mengaitkan bulu warna putih. Setelah selesai, mereka dapat meletakkan di ruang kelas ataupun di rumah sebagai karya yang telah dibuatnya.

Sementara itu, Kepala sekolah dan Guru - Guru telah memberikan kami kesempatan untuk dapat mengajarkan kepada para murid kegiatan tersebut dan yang lebih menyenangkan yaitu partisipasi dan antusiasme dari siswa SD Negeri 2 Jatiguwi khususnya kelas 4,5 dan 6. Melalui kegiatan yang dilakukan dapat membuat para siswa menjadi lebih kreatif dan inovatif untuk ke depannya dan dapat diterapkan dalam pembuatan karya selanjutnya.

Harapan kami untuk siswa SD Negeri 2 Jatiguwi bisa memanfaatkan kreativitasnya dengan memanfaatkan bahan daur ulang dan juga bisa melakukan kegiatan lainnya yang tentunya untuk mengasah keterampilan agar tetap kreatif dan inovatif. Lalu, kami juga berharap untuk Bapak/Ibu Guru supaya bisa membantu para siswa untuk bisa lebih explore untuk keterampilan yang lainnya dan pastinya agar dapat menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat.

Penulis : Jessica Amanda Putri

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.