Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Psikoedukasi Keluarga dan Perkawinan: KKN Kelompok 11 UMBY Ajak Warga Dusun Pakis 2 Tingkatkan Ketahanan Keluarga

UMBY

Bantul, Yogyakarta, Mahasiswa.co.id – Kegiatan psikoedukasi bertajuk “Keluarga dan Perkawinan: Membangun Relasi yang Sehat dan Harmonis” sukses dilaksanakan oleh Kelompok KKN 11 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) pada Selasa, 5 Agustus 2025. Bertempat di Balai Dusun Pakis 2, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, acara ini dihadiri oleh sekitar 30 orang ibu-ibu dari berbagai kalangan masyarakat setempat.

Psikoedukasi ini digelar sebagai respons atas banyaknya permasalahan rumah tangga dan pernikahan yang sering muncul di lingkungan Dusun Pakis 2. Dalam catatan kegiatan sosial warga, beberapa isu yang cukup sering terjadi antara lain miskomunikasi antar pasangan, pengasuhan anak yang kurang seimbang, hingga konflik internal keluarga yang tidak terselesaikan secara sehat.

Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Ibu Malida Fatimah, S.Psi., M.Cons, dosen Psikologi UMBY sekaligus pengampu mata kuliah Psikologi Keluarga dan Perkawinan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya komunikasi asertif dalam rumah tangga, peran pasangan yang setara, serta strategi penyelesaian konflik keluarga berbasis psikologi positif.

“Tujuan utama psikoedukasi ini adalah untuk membekali warga, khususnya para ibu, dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membangun keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan mampu menghadapi tantangan bersama,” jelas Malida Fatimah dalam sesi pemaparan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, sesi tanya jawab, diskusi kelompok kecil, serta refleksi pengalaman peserta. Antusiasme peserta terlihat tinggi. Beberapa ibu bahkan menyampaikan pengalaman pribadi mereka dan merasa terbantu dengan saran-saran yang diberikan oleh pemateri.

Selain edukasi, kegiatan ini juga membuka ruang aman bagi para peserta untuk saling berbagi dan belajar dari pengalaman satu sama lain. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mengedepankan empathy-based approach dengan menitikberatkan pada validasi emosi dan solusi praktis.

Menurut Ketua KKN Kelompok 11 UMBY, kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak positif jangka panjang. “Kami berharap setelah kegiatan ini warga mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarganya masing-masing,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi dokumentasi dan penyerahan sertifikat apresiasi kepada narasumber. Tim KKN juga membagikan modul singkat materi psikoedukasi agar dapat dibaca kembali oleh peserta di rumah.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.