Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Sosialisasi QRIS dan CBP Rupiah Dorong Kemajuan UMKM di Desa Arisan Gading

Sosialisasi QRIS

Oleh Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Angkatan 83 Kelompok 37

Ogan Ilir, Mahasiswa.co.id — Dalam upaya memperkuat transformasi digital di sektor ekonomi kerakyatan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan ke-83 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Kelompok 37, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Kenali Peran QRIS dalam Mendukung Kemajuan UMKM”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dan merupakan hasil kolaborasi strategis bersama Bank Indonesia.

Langkah ini menjadi salah satu upaya konkret mahasiswa UIN Raden Fatah dalam menjawab tantangan perkembangan ekonomi digital, terutama di tingkat desa, dengan menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai garda terdepan perekonomian rakyat. Melalui pendekatan edukatif yang aplikatif, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, serta memperkenalkan pentingnya adaptasi sistem pembayaran modern demi kemajuan usaha kecil di era digitalisasi. Dalam sosialisasi tersebut, dua narasumber dihadirkan untuk memperkaya wawasan peserta, yakni akademisi dari UIN Raden Fatah Palembang dan seorang praktisi digitalisasi keuangan. Keduanya membahas secara mendalam dan komprehensif tentang sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) serta program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah yang diinisiasi oleh Bank Indonesia.

QRIS yang dikembangkan sebagai sistem pembayaran digital berbasis kode QR tunggal nasional, diperkenalkan sebagai solusi praktis dan efisien bagi pelaku usaha. Dengan hanya satu kode QR, pelaku UMKM tidak lagi perlu menyediakan beragam metode pembayaran, sekaligus mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai yang rawan kesalahan pengembalian. Sistem ini juga membuka peluang untuk menjangkau konsumen lebih luas, meningkatkan kredibilitas usaha, dan menciptakan sistem transaksi yang lebih aman dan transparan.
“QRIS bukan hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka peluang usaha menjadi lebih modern dan terpercaya,” ungkap Muhammad Rahman Bayumi, S.E.I., M.E., perwakilan narasumber dari UIN Raden Fatah Palembang dalam sesi pemaparan materi. Tidak hanya menyoroti aspek pembayaran digital, kegiatan ini juga meliputi edukasi mengenai CBP Rupiah, yang mencakup pemahaman terhadap ciri-ciri keaslian uang Rupiah, pentingnya menjaga uang agar tetap layak edar, serta penguatan rasa nasionalisme melalui kebanggaan terhadap simbol mata uang negara. Materi ini disampaikan dengan pendekatan interaktif agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh masyarakat awam sekalipun.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Masyarakat dan pelaku UMKM Desa Arisan Gading tidak hanya mengikuti pemaparan materi secara aktif, tetapi juga terlibat langsung dalam sesi praktik, mulai dari proses pendaftaran akun QRIS, pengenalan fisik uang asli, hingga simulasi transaksi digital secara mandiri melalui perangkat gawai masing-masing. Praktik ini memberi pengalaman nyata yang mempercepat pemahaman serta kesiapan peserta dalam mengadopsi sistem digital di kegiatan usaha mereka sehari-hari.

Kegiatan yang bersifat partisipatif ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting desa, di antaranya perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta unsur Karang Taruna. Kehadiran para pemangku kepentingan lokal ini memberikan sinyal positif terhadap sinergi antara dunia pendidikan, lembaga keuangan nasional, dan masyarakat akar rumput dalam mewujudkan kemajuan desa berbasis inovasi dan teknologi. Kepala Desa Arisan Gading, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa keberadaan mahasiswa KKN tidak hanya membawa semangat akademis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberi kontribusi nyata terhadap pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. UMKM di desa kami jadi lebih tahu bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan usaha,” ungkap salah satu pelaku usaha lokal dengan penuh semangat.

Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program kerja KKN mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat berbasis digitalisasi ekonomi lokal. Melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan institusi keuangan nasional seperti Bank Indonesia, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam mendorong inklusi keuangan di daerah, serta mengakselerasi transisi masyarakat menuju era ekonomi digital yang lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing.

Dengan semangat edukasi dan pemberdayaan yang terus dikembangkan, mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang menegaskan komitmen mereka sebagai pelopor perubahan sosial yang tidak hanya hadir di ruang akademik, namun juga menjangkau denyut kehidupan masyarakat desa secara langsung.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.