Mahasiswa.co.id - Suasana di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FKIP UMP) terasa hangat dan penuh semangat. Puluhan mahasiswa tampak memenuhi area loby fakultas, menantikan hasil penghitungan suara Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemilra) yang akan menentukan pasangan Presiden dan Wakil Presiden BEM FKIP periode 2025–2026.

Detik-detik pengumuman itu terasa menegangkan. Ketika nama pasangan terpilih diumumkan, sorak-sorai mahasiswa menggema. dan sebagian sangat bahagia. Terpilihlah pasangan Grisaldi Nauval Al-faqih dan Yogi Gangsar Sejati, yang dalam visi dan misinya berjanji Mewujudkan BEM KM FKIP UMP yang progresif, kritis, dan peduli terhadap isu isu sosial, pendidikan serta kesejahteraan Mahasiswa.

Pasangan yang terpilih dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi. Dalam kampanye mereka, isu utama yang diangkat adalah penguatan pengabdian masyarakat, peningkatan kualitas komunikasi antarorganisasi, serta membangun ruang aspirasi mahasiswa yang terbuka.

“Kami ingin bertekad menggencarkan kegiatan edukatif di lingkungan FKIP guna melahirkan mahasiswa yang sadar sosial dan berani menentang dominasi paham kapitalisme yang dinilai menghambat nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, serta mewujudkan program “Kampus Rakyat”, yaitu bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat dengan memberikan akses pendidikan yang bermanfaat, baik bagi mahasiswa maupun warga sekitar.” ujar Presiden terpilih dalam pidato kemenangannya. Ia menambahkan bahwa kepemimpinan yang baik bukan soal popularitas, melainkan keberanian untuk mendengar dan bertindak bagi kepentingan bersama.