Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Ubah Stigma Membosankan, Mahasiswa BBK 7 UNAIR Sulap Literasi Jadi Wahana Rekreasi melalui Kegiatan Interaktif

BBK 7 UNAIR

UNAIR NEWS, Mahasiswa.co.id – Tantangan literasi di era digital bukan sekadar soal ketersediaan buku, melainkan bagaimana membuat aktivitas membaca semenarik gawai. Menjawab hal ini, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) di Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, menghadirkan inovasi literasi interaktif yang sukses mendongkrak keberanian anak.

Melalui kegiatan bertajuk “Read a Book & Write Your Letter” yang diselenggarakan pada Selasa (13/1/2026) di SDN 11 Gresik, mahasiswa BBK 7 Sidorukun mengubah stigma membaca yang kerap dianggap membosankan. Hal ini dikarenakan metode konvensional kerap gagal menarik minat siswa yang aktif dan mudah terdistraksi. Oleh karena itu, para siswa diajak merakit pop-up card (kartu tiga dimensi) sebagai media untuk menuangkan ulasan buku yang mereka baca.

Strategi visual ini terbukti ampuh. Tercatat 96 persen siswa (48 dari 50 anak) berhasil menuntaskan karya dan ulasannya. Lebih dari sekadar angka, pendekatan personal yang dilakukan mahasiswa berhasil mendorong siswa yang awalnya pasif dan malu menjadi percaya diri untuk mempresentasikan hasil ulasan bukunya di depan kelas.
Tangkis Kecanduan Gawai melalui Literasi

Tak hanya di sekolah, ekosistem literasi juga dibangun di ruang publik desa lewat program Lapak “Sidorukun Membaca” yang dilakukan di hari yang sama pada malam harinya. Bertempat di Balai Desa Sidorukun, program ini hadir sebagai alternatif edukatif untuk mengurangi durasi paparan gawai (screen time) pada anak-anak.

Berbeda dengan perpustakaan biasa, lapak ini menerapkan metode retelling. Anak-anak didorong untuk menceritakan kembali isi buku yang dibaca. Metode diskusi dua arah ini efektif melatih daya tangkap, di mana hampir separuh peserta aktif kini mampu menginterpretasikan cerita secara lisan maupun tulisan.

Seluruh rangkaian inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen mahasiswa BBK UNAIR dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yakni Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui pendekatan yang inklusif dan menyenangkan, mahasiswa turut berkontribusi pada upaya peningkatan akses literasi yang layak bagi anak-anak Desa Sidorukun demi terciptanya generasi pembelajar yang unggul.

Penulis: Mahasiswa BBK 7 Desa Sidorukun

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.