Bantul, Mahasiswa.co.id - Kelompok 62 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) memperkenalkan inovasi pakan fermentasi kepada peternak Dusun Dronco, Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, melalui kegiatan Sosialisasi Segitiga Pemeliharaan Ternak pada Rabu, 6 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh kelompok ternak serta pemuda setempat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemeliharaan ternak yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemaparan mengenai pentingnya manajemen pakan yang tepat, kondisi kandang yang higienis, serta perawatan kesehatan ternak. Tiga aspek ini dikenal dengan konsep Segitiga Pemeliharaan Ternak, yang menekankan bahwa keberhasilan beternak ditentukan oleh perpaduan antara pakan, kandang, dan kesehatan. Pakan berfungsi sebagai sumber nutrisi utama bagi pertumbuhan dan produktivitas ternak, kandang yang bersih dan nyaman berperan penting dalam mencegah penyakit, sementara kesehatan ternak dijaga melalui pemeriksaan rutin, vaksinasi, dan perawatan kebersihan hewan. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan; jika salah satunya diabaikan, maka produktivitas ternak akan menurun.

Peserta juga diajak mengikuti praktik pembuatan pakan fermentasi secara langsung, mulai dari proses pencampuran bahan, peragian, hingga penyimpanan. Pakan fermentasi dipilih sebagai solusi karena memiliki kandungan gizi yang lebih baik, tahan lama, serta lebih ekonomis dibandingkan pakan hijauan segar. Keunggulan lain dari pakan fermentasi adalah kemampuannya menjadi alternatif di musim kemarau, ketika ketersediaan pakan segar terbatas. Dengan adanya pakan ini, kebutuhan gizi ternak tetap dapat terpenuhi, sehingga ternak lebih sehat, produktif, dan berpotensi meningkatkan hasil panen. Selain itu, penggunaan pakan fermentasi juga mendorong efisiensi biaya pemeliharaan.

Melalui praktik langsung, peternak Dusun Dronco tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga merasakan manfaat nyata dari pakan fermentasi. Kelompok 62 KKN UMBY berharap inovasi ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat untuk memperkuat ketahanan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan peternak. Dengan demikian, Dusun Dronco diharapkan mampu menjadi contoh desa yang mandiri dalam pemenuhan pakan ternak dan pemeliharaan yang berkelanjutan.

Penulis : Lelyta Rahmawati