Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Insiden Tragis 6 Mahasiswa Unhas Terseret Arus Sungai

Mahasiswa Unhas

Mahasiswa.co.id - Sebuah insiden tragis menimpa enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang sedang melakukan survei untuk acara camping di Kawasan Wisata Sungai Biseang La’boro (Bislab), Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (23/1/2025) petang. Tiga orang tewas setelah terseret arus sungai, sementara tiga lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Kejadian bermula saat keenam mahasiswa tersebut melakukan survei untuk mempersiapkan kegiatan camping yang direncanakan pada 23 Februari mendatang. Saat hendak meninggalkan lokasi sekitar sore menjelang petang, mereka mendapati jalur yang sebelumnya aman kini terendam dan arus sungai tiba-tiba meningkat dengan cepat.

Saat mencoba menyeberangi sungai, salah satu mahasiswa yang berada di posisi depan kehilangan keseimbangan dan jatuh ke dalam sungai. Kejadian ini menyebabkan empat mahasiswa lainnya ikut terseret arus karena mereka saling berpegangan tangan.

Babinsa Desa Samangki, Serda Suriadi, membenarkan peristiwa ini dan menyatakan bahwa pihaknya bersama Danramil 02 Bantimurung langsung bergerak untuk mencari para korban yang terbawa arus.

“Pada Kamis malam, dua orang korban, Jean Eclezia dan Resky Rahim ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga malam, satu korban masih dalam pencarian,” ujar Kepala Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Tim SAR gabungan yang segera tiba di lokasi langsung melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan aparat setempat.

“Tim SAR berhasil menemukan satu korban lagi sekitar 500 meter dari lokasi dalam keadaan meninggal dunia,” tambah Sultan.

Pencarian terus berlanjut hingga Kamis malam dan akhirnya, korban ketiga, Riski, ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal. Pihak SAR juga melanjutkan pencarian terhadap korban terakhir, Caca (Syadza), yang akhirnya ditemukan pada Jumat pagi (24/1/2025) sekitar pukul 09.25 WITA, sekitar 3 km dari lokasi awal.

Sultan mengucapkan terima kasih atas kerjasama masyarakat dan tim yang terlibat dalam upaya pencarian ini. Dia juga mengimbau kepada masyarakat dan mahasiswa untuk selalu waspada ketika beraktivitas di alam terbuka, mengingat cuaca yang tidak dapat diprediksi. “Intinya, selalu waspada,” tambahnya.

Saat ini, seluruh jenazah korban telah diserahkan kepada pihak medis untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.