Mahasiswa.co.id - Pagi itu, sinar matahari perlahan muncul di ufuk timur, menyinari Desa Bakas dengan kehangatan yang menyegarkan. Suara kicauan burung membangunkan suasana damai di desa ini. Saya, bersama teman-teman mahasiswa IPB Internasional, berkumpul di depan penginapan sederhana yang kami tempati. Kami bersemangat untuk memulai kegiatan tracking yang telah direncanakan. Setelah sarapan pagi yang lezat dengan nasi campur dan buah-buahan segar, kami dipandu oleh ketua, yang dimana ketua kami ini sudah melakukan observasi tempat tracking jadi dia yang menjadi pemandu kita pada hari ini. Dengan semangat, kami mempersiapkan perbekalan, mulai dari air minum, camilan, hingga perlengkapan tracking yang diperlukan.
Kami memulai perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang dikelilingi oleh sawah hijau nan luas. Udara pagi yang segar membuat setiap langkah terasa ringan. Kami tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga berkesempatan berbincang dengan petani lokal yang sedang memanen padi. Mereka dengan ramah menjelaskan proses pertanian mereka, dan kami terkesima dengan kerja keras yang mereka lakukan. Dalam perjalanan, kami juga berhenti sejenak di aliran air yang menuju ke persawahan yang sangat jernih dan dingin tentunya. Beberapa dari kami tidak bisa menahan diri untuk menyentuh airnya. Suasana ceria dan tawa mengisi udara, menciptakan momen berharga yang akan kami ingat selamanya.
Setelah beberapa waktu berjalan, kami memasuki hutan kecil yang rimbun. Di sini, keanekaragaman hayati mulai terlihat. Kami melihat berbagai jenis tanaman, burung berwarna-warni, dan bahkan beberapa kupu-kupu yang menari di antara bunga. Kami merasa terinspirasi oleh kekayaan alam yang ada di sekitar kami. Selama perjalanan, kami juga melakukan beberapa aktivitas kelompok, seperti berfoto dan saling berbagi cerita. Kami berasal dari berbagai daerah, dan perbedaan budaya membuat diskusi kami semakin menarik. Dari pengalaman ini, kami belajar bahwa meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, kami memiliki kesamaan dalam cinta terhadap alam.

Komentar 0