Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Mahasiswa KKN UINSA dan KSH Jemur Wonosari Gelar PSN Cegah DBD

KKN UINSA
Pemeriksaan Jentik-jentik Nyamuk di Kandang Hewan Foto: TIM KKN UINSA

Surabaya, Mahasiswa.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) 2026 berkolaborasi dengan Kader Surabaya Hebat (KSH) melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah RW 10, Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemeriksaan jentik nyamuk dan pemantauan kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

PSN dilaksanakan secara rutin setiap Jumat mulai pukul 07.00 WIB. Para kader dan mahasiswa berkumpul di Taman Teman Kebun Serpis RW 10 sebelum dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan wilayah RT yang menjadi sasaran pemeriksaan.

Setiap kelompok kemudian mendatangi rumah-rumah warga untuk mengecek keberadaan jentik nyamuk pada berbagai tempat penampungan air. Pemeriksaan dilakukan pada bak mandi, wadah penampungan air dispenser, saluran air, pot bunga, hingga wadah air minum di kandang hewan.

Selain rumah warga, tim juga memeriksa sejumlah fasilitas umum, termasuk masjid dan area lingkungan lainnya yang memiliki wadah atau genangan air. Pemeriksaan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak terdapat jentik nyamuk Aedes aegypti yang dapat menjadi sumber penyebaran DBD.

Apabila ditemukan jentik nyamuk, Kader Surabaya Hebat bersama mahasiswa KKN UINSA segera menguras atau mengosongkan tempat penampungan air tersebut. Warga juga diberikan edukasi mengenai pentingnya membersihkan wadah air secara rutin dan menjaga kebersihan lingkungan.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD secara mandiri, terutama dengan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk di sekitar rumah.

Ketua RT 01 RW 10 Jemur Wonosari menjelaskan bahwa kegiatan PSN telah menjadi program rutin yang mendapat perhatian serius dari kader dan masyarakat setempat. Kewaspadaan terhadap DBD semakin ditingkatkan setelah ditemukan seorang siswa yang bersekolah di kawasan RW 10 terjangkit penyakit tersebut.

Menindaklanjuti kejadian itu, kegiatan PSN dilakukan secara lebih intensif. Dari pemeriksaan yang dilaksanakan, petugas menemukan jentik nyamuk di kawasan Taman Teman Kebun Serpis RW 10 dan sejumlah lokasi lain di wilayah Kecamatan Wonocolo.

Karena itu, pemeriksaan jentik terus digelar setiap Jumat sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyebaran DBD. Kegiatan serupa juga digalakkan di seluruh wilayah Kelurahan Jemur Wonosari.

Setiap dua minggu sekali, pelaksanaan PSN turut mendapat pendampingan dari petugas puskesmas setempat. Pendampingan dilakukan untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus mengevaluasi kegiatan pemberantasan sarang nyamuk yang telah dilaksanakan.

Keikutsertaan mahasiswa KKN UINSA menjadi bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat sekaligus wujud pengabdian kepada warga Jemur Wonosari.

Melalui kolaborasi dengan Kader Surabaya Hebat, mahasiswa membantu pemeriksaan jentik di rumah warga, fasilitas umum, dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam upaya pencegahan penyakit di tengah masyarakat.

Pelaksanaan PSN secara rutin diharapkan dapat mencegah munculnya kembali kasus DBD di wilayah Jemur Wonosari. Masyarakat juga diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mampu melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri di sekitar tempat tinggalnya.

Kolaborasi antara masyarakat, Kader Surabaya Hebat, petugas kesehatan, dan mahasiswa KKN UINSA menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari sarang nyamuk.

Keterangan foto: Mahasiswa KKN UINSA bersama Kader Surabaya Hebat melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan RW 10 Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Penulis: Athaya Salsabila Elua

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.