Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Pemilu Bentuk Demokrasi Dalam Pancasila

Pemilu

Mahasiswa.co.id - Pengertian Demokrasi – Mulai dari pertengahan abad 5 SM istilah demokrasi telah banyak digunakan untuk menunjukkan sistem politik yang ada di beberapa negara dan kota Yunani, terutama di Athena.

Demokrasi sendiri merupakan sistem pemerintahan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat, dimana setiap orang dapat mengambil bagian perihal keputusan yang akan mempengaruhi kehidupannya dalam bernegara.

Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi yang saat ini berlaku di Tanah Air Indonesia. Demokrasi yang bersumber pada nilai-nilai sosial budaya bangsa serta berasaskan musyawarah mufakat dengan memprioritaskan kepentingan seluruh masyarakat atau warga Negara seperti yang tercantum pada kelima sila Pancasila.Seperti yang kita ketahui, Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia yang memiliki makna kristalisasi berbagai pengalaman hidup bangsa Indonesia yang telah membentuk sikap, watak, perilaku, tata nilai, pandangan fisafat, moral, serta etika yang telah melahirkannya.

Namun demokrasi pada saat ini secara empiris mengalami instabilitas politik yang menjadikan sebuah dampak Revolusi. Aristoteles menyebutkan beberapa arti Revolusi :

~Perubahan Aturan
~Perubahan political in nature
~Instabilitas Politik dan transformasi Politik
~Kekerasan,perusakan, dan pertumpahan darah

Dengan demikian demokrasi yang terkandung dalam ideologi Pancasila masih mengalami pincang sehingga tidak menjadikan antara pemerintahan dan rakyat menjadi selajalan dalam menjunjung tinggi etika keadilan dan kesejahteraan.

Dalam hal ini penting seorang pemuda yang bisa memanfaatkan perkembangan zaman teknologi yang ada untuk mengisi hal-hal yang positif sehingga rakyat yang awam tidak ikut campur apa yang mereka belum tau,pemerintah pun juga tidak semena-mena dalam menggunakan jabatan yang sudah diamanatkan dengan baik walaupun itu bertentangan dengan kaum dholimin yang ada dalam pemerintahan jika itu hal positif maka lukakanlah!

Terdapat perkataan dari KH. Hasyim Muzadi bahwa “Demokrasi di Indonesia masuk angin” apa arti dari kata tersebut, jadi istilahnya sebuah rumah kalau depan rumah tidak ada pintu bahkah tidak ada tembok maka kita akan kedingingan walaupun itu di rumah, demikian juga Masyarakat menginginkan praktis dalam berbagai hal tetapi tidak memberikan dukungan terhadap pemerintah dan pemerintah sendiri terkadang tidak sadar terhadap dirinya sendiri.

Sekarang bagaimana cara kita mengembalikan kestabilan demokrasi dalam negara yaitu kita memulai dari diri sendiri yang kita contohkan kepada orang lain, karena penilaian kepada manusia bukan hanya dilihat apa yang kita sampaikan tetapi moralitas yang tertanam dalam diri akan jauh lebih bermakna untuk menstabilkan nilai-nilai demokrasi dalam negara.

Mendekati pemilihan presiden penting untuk mendinginkan kefanatikan oknum-oknum yang menjadi bagian tim sukses untuk menjaga dan mengoptimalkan nilai-nilai Pancasila sehingga Masyarakat juga akan bisa merasakan dari realisasi demokrasi negara yang sudah ada ini tetapi penerapannya yang belum terealisasi secara benar dan baik.

Penulis : Ahmad Mustakim
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.