Mahasiswa.co.id - Di sebuah desa kecil bernama Desa Mawar, masyarakatnya hidup dalam suasana yang rukun, harmonis, da penuh toleransi. Desa ini terletak di tepi sungai jernih, yang di kelilingi oleh sawah yang menghijau. Meskipun masyarakat di sini terlahir dengan perbedaan adat, suku, dan agama, namun penduduk Desa Mawar ini menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati.
Setiap hari mereka hidup damai saling tolong menolong dan juga peduli sesama. Meskipun mereka berbeda, namun penduduk di desa ini tidak pernah mempermasalahkan hal itu, bagi dia semua itu adalah kepercayaan diri masing-masing yang melekat pada hati setiap individu. Walaupun mereka berbeda keyakinan namun setiap ada acara pasti mereka ikut menghormatinya.
Setiap ada kegiatan Desa mereka saling gotong royong bekerja sama. Seperti kegiatan kerja bakti yang di adakan setiap 1 bulan sekali. Di situ mereka ikut serta dalam kegiatan membersihkan desanya dengan sangat rukun. Para bapak-bapak ikut serta dalam membersihkan selokan,jalan, balai desa. Sedangkan ibu-ibu di sana menyiapakan hidangan makanan. Tak hanya itu saja Kepala Desa juga mengadakan kegiatan rutin setiap 1 minggu sekali yaitu kegiatan makan bersama. Kegiatan ini berguna untuk mempererat tali silaturahmi penduduk Desa Mawar agar menjadi sebuah Desa yang harmonis dan tentram.
Pada suatu hari ada rapat di Balai Desa yang harus di ikuti oleh semua warga. Acara rapat tersebut akan membahas tentang kegiatan 17 Agustus yang akan di selenggarkan di halaman utama Desa Mawar. Warga desa membahas kegiatan apa yang akan di adakan untuk memperinganti hari Kemerdekaan itu. Saat pertemuan berlangsung Agus seorang pemuda yang di kenal ramah dan penuh semangat ini mengusulkan agar desanya mengadakan kegiatan pentas seni yang menampilkan berbagai kesenian daerah mereka masing-masing. Pak Ahmad seorang Kepala Desa setuju dengan ide Agus dan menambahkan, “Kita bisa mengadakan berbagai macam perlombaan agar acara ini bisa lebih lagi”. Semua warga setuju dengan ide Agus dan Pak Ahmad ini. Semua warga akhirnya bekerja sama untuk mempersiapkan acara pentas seni ini dari mulai panggung, baju adat, dan lain sebagainya.

Komentar 0