Mahasiswa UNIBA Lakukan Penanaman 100 Pohon Mangrove
Oleh Redaksi
MAHASISWA.CO.ID - Kelompok 27 mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) telah melaksanakan aksi nyata dalam upaya konservasi lingkungan dengan melakukan penanaman 100 pohon mangrove di Desa Lontar. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menciptakan ikatan yang kuat antara mahasiswa dan komunitas lokal.
Bertempat di pesisir pantai Desa Lontar, para mahasiswa KKM Kelompok 27 UNIBA tiba dengan semangat yang tinggi untuk memulai kegiatan penanaman pohon mangrove. Dalam kerjasama yang harmonis dengan warga setempat, mereka membantu menggali lubang tanam dan menanam bibit mangrove. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan tentang pentingnya mangrove dalam menjaga keberlanjutan pesisir.
Dosen Pembimbing Lapangan KKM 27, Saefudin M.Pd, menjelaskan, "Kami merasa terpanggil untuk turut serta dalam pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan penanaman pohon mangrove ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif dan menginspirasi tindakan serupa di masyarakat."
Komunitas mangrove yang terdapat di desa lontar yaitu Sagara Biru menyambut dengan baik ketua Komunitas Fahruli “ merasa senang dan berterima kasih atas partisipasi mahasiswa UNIBA. "Kami sangat menghargai upaya mereka dalam menjaga lingkungan kami. Semoga kerjasama ini berlanjut dan dapat memberikan manfaat jangka panjang," Sagara biru telah memiliki badan hukum nomor 22 Tanggal 20 september 2016, pembudidayaan mangrove sudah berlangsung lama mulai tahun 2001.
Mangrove memiliki beberapa jenis yang memiliki adaptasi unik terhadap lingkungan berair asin. Contohnya, Rhizophora spp. seperti Rhizophora mucronata, dengan akar tumpul dan daun meruncing, serta Avicennia spp. seperti Avicennia marina, memiliki daun kecil dan akar berlekuk. Sonneratia spp., seperti Sonneratia alba, menonjolkan pneumatofora bernapas, dan Bruguiera spp., seperti Bruguiera cylindrica, memiliki akar udara silinder yang mencuat. Di samping itu, Ceriops spp., seperti Ceriops tagal, memiliki tunas di pangkal batang dan bunga yang menarik. Adanya beragam jenis mangrove ini penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem pesisir, serta menjadi indikator kesehatan lingkungan pesisir yang terus terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia.
Mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Selain sebagai tempat hidup bagi berbagai jenis fauna, mangrove juga berfungsi sebagai penahan erosi pantai dan perlindungan alami terhadap bencana alam seperti badai. Aksi penanaman pohon mangrove ini juga sejalan dengan upaya global dalam menghadapi perubahan iklim. Mangrove yang ditanam kkm 27 yaitu Avicennia marina.
Rektor universitas bina bangsa, Prof. Dr. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E, S.Kom, M.M, menyatakan, "Mahasiswa KKM Kelompok 27 telah menunjukkan bahwa melalui tindakan nyata, mereka dapat menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan. UNIBA bangga memiliki mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat."
Dengan semakin kuatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, aksi positif seperti penanaman pohon mangrove oleh mahasiswa KKM Kelompok 27 UNIBA di Desa Lontar ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi banyak pihak untuk ikut serta dalam menjaga kelestarian alam.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0