Relokasi PKL Taman Burung, GMNI Singkawang : Pj. Walikota Gagal Penuhi Hak-hak PKL
Oleh Redaksi
Singkawang, Mahasiswa.co.id - Adanya proyek pembangunan Kota Pusaka yang berlokasi di daerah Taman burung dan sekitarnya membuat PKL Taman Burung harus di relokasi. Penolakan relokasi karena adanya tuntutan-tuntutan PKL Taman Burung yang tidak terpenuhi membuat GMNI Kota Singkawang geram atas kebijakan yang tidak memperhatikan PKL tersebut dan menilai bahwa PJ. Walikota Sumastro dan Dinas terkait tidak serius membina PKL yang ada.
"Kita pada dasarnya mendukung penuh upaya pembangunan pemkot singkawang, tentu itu untuk sebuah kemajuan. tetapi pada prinsipnya pembangunan tersebut juga ini tidak boleh mengabaikan hak-hak PKL untuk di tempatkan ke tempat yang sudah terjamin keberlanjutannya" Ujar johriansyah Ketua DPC GMNI Kota Singkawang.
GMNI Kota Singkawang, menyayangkan sikap pemkot singkawang yang tertutup tidak mau membuka ruang-ruang diskusi bersama PKL untuk menyampaikan tuntutan.
"Ya kami juga menyayangkan sekali ya, sikap PJ. Walikota atau Pemkot Singkawang ini, karna sejak awal adanya informasi relokasi ini pemkot singkawang sama sekali tidak menghiraukan permintaan untuk berdialog kembali dari para PKL untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi dan pandangan mereka, Tentu ini tidak mencerminkan sikap pemerintah yang mana harusnya melayani tetapi malah terkesan arogansi" Ucap Johri.
Sikapi kebijakan pemkot singkawang yang mendapat penolakan dari PKL Taman Burung, Johriansyah menyampaikan sikap GMNI Kota Singkawang akan terus membersamai PKL Taman Burung dan meminta kepada pemkot singkawang untuk mengkaji ulang relokasi tersebut tanpa mengabaikan hak-hak PKL Taman Burung
"Kami GMNI kota Singkawang, tentunya akan terus berada dalam 1 barisan bersama PKL Taman burung sampai tidak ada Hak Hak mereka terabaikan hanya karna pembangunan, Dan kami juga meminta kepada Pemkot Singkawang agar dapat serius, memberikan ruang-ruang dialog dan mengkaji ulang kebijakan tersebut dengan catatan tidak mengbaikan Hak Hak masyarakat khususnya PKL ini", Tegas Johri.
Ruang Pembaca
Komentar 0
Belum ada komentarJadilah yang pertama menyampaikan pendapat.
Komentar 0