Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Sosialisasi Penerapan PLTS Sebagai Sumber Listrik di SD Labschool Unnes Semarang

Unnes Semarang

Semarang, Mahasiswa.co.id - Panel surya dapat menjadi alternatif untuk pembangkit listrik mandiri. Ini sering digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi kenaikan harga listrik konvensional dan non subsidi. Energi matahari adalah sumber utama yang dapat kita akses secara gratis. Indonesia sangat kaya akan sumber energi surya karena lokasinya di garis khatulistiwa. Intensitas radiasi matahari rata-rata setiap hari sekitar 4,8 kilowatt jam per meter persegi.

SD Labschool Unnes merupakan salah satu satuan pendidikan di kota Semarang dengan jenjang Sekolah Dasar (SD). Dalam melaksanakan aktifitasnya, SD Labschool Unnes berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SD Labschool Unnes terletak di Kelurahan Sampangan yang mempunyai luas wilayah sebesar 0.96 Km2. SD Labschool Unnes menyediakan sumber energi listrik dalam pelaksanaan kegiatan di sekolah.

Ketika kelistrikan wilayah Sampangan sering mengalami pemadaman listrik pada jam belajar di sekolah, maka dapat mengakibatkan terganggunya aktifitas siswa dan guru. SD Labschool Unnes masih menggunakan listrik dari PLN. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya listrik yang lebih besar yang tidak tergantung dari listrik PLN. Di wilayah Sampangan terdapat banyak potensi energi matahari yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.

Tim pengabdi yang terdiri dari ketua Dr Adhi Kusmantoro ST MT, dengan anggota Irna Farikhah SPd MSc PhD merupakan dosen Teknik Elektro dan Teknik Mesin Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Labschool Unnes Semarang.

“Dalam menyelesaikan permasalahan sumber energi listrik di SD Labschool Unnes, maka pada tahap awal dilakukan identifikasi potensi radiasi matahari, selanjutnya dilakukan perencanaan dengan menghitung kapasitas PLTS dalam mencukupi kebutuhan energi listrik di sekolah,”tutur Adhi.

Salah satu jenis PLTS menggunakan sistem off-grid, banyak digunakan untuk mencukupi kebutuhan listrik rumah tinggal. Dalam sistem ini, panel surya akan melakukan konversi dari energi matahari menjadi listrik DC, selanjutnya diubah oleh inverter menjadi listrik AC. Selain itu baterai digunakan untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Ketika malam hari atau cuaca mendung, maka daya yang telah tersimpan pada baterai digunakan untuk menyuplai beban listrik.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.