Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

UPN Veteran Jatim Ajak Guru SMP Surabaya Integrasikan AI dalam Sastra

UPN Veteran Jatim

Surabaya, Mahasiswa.co.id - Tim dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Karya Sastra dalam Pembelajaran di Era AI”. Kegiatan ini menyasar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia jenjang SMP Kota Surabaya.

Kegiatan tersebut digelar secara daring melalui Zoom pada Senin (22/6/2026). Peserta yang hadir merupakan perwakilan satu guru Bahasa Indonesia dari setiap SMP di Kota Surabaya.

Acara dibuka oleh Ketua Pembina MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Surabaya, Sulastri, M.Pd. Dalam sambutannya, Sulastri mengapresiasi kolaborasi UPN Veteran Jawa Timur bersama MGMP Bahasa Indonesia.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memperkuat kompetensi guru, terutama dalam menghadapi tantangan pembelajaran sastra di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Tim pengabdian masyarakat UPN Veteran Jawa Timur terdiri atas dosen Program Studi Linguistik Indonesia, yakni Ilmatus Sa’diyah, Adelia Savitri, Patricia Elsa, dan Amri Muhaimin. Kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa, Muhammad Farhan Rahmadhani dan Zahra Oktaviana Syifa Ramadhan, yang membantu pelaksanaan teknis serta pendampingan peserta.

Dalam sesi pemaparan materi, Adelia Savitri menjelaskan bahwa pembelajaran sastra tidak hanya bertujuan mengajarkan siswa membaca karya sastra. Lebih dari itu, sastra dapat menjadi sarana untuk mengembangkan empati, kepekaan sosial, kreativitas, serta keterampilan abad ke-21.

Keterampilan tersebut meliputi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Para guru juga diajak memahami perubahan lanskap sastra di era digital, termasuk munculnya fenomena sastra populer digital seperti alternate universe (AU) di media sosial.

Adelia menjelaskan, fenomena AU menunjukkan bahwa karya sastra kini tidak hanya hadir dalam bentuk teks konvensional. Sastra digital juga memanfaatkan multimodalitas, seperti teks, gambar, video, hingga interaksi real time dengan pembaca.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah praktik menulis karya sastra berbantuan teknologi. Para guru diajak mencoba platform Textoria untuk menghasilkan karya sastra, baik berupa puisi maupun cerita pendek.

Dalam sesi diskusi, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Surabaya, Charisma Dewi Adena, S.Pd., mengusulkan tema penulisan “Kisahku Bermula dari Ruang Kelas”. Tema itu diharapkan menjadi ruang refleksi bagi guru untuk menuangkan pengalaman, kenangan, dan dinamika selama menjadi pendidik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi pembelajaran sastra di era AI.

Salah satu pertanyaan datang dari Linda Krisnawati, S.Pd., guru SMP Negeri 20 Surabaya. Ia menanyakan strategi agar siswa tetap mampu menghasilkan karya tulis yang autentik dan tidak bergantung sepenuhnya pada AI dalam proses menulis.

Menanggapi hal tersebut, tim pengabdian menekankan pentingnya pembelajaran menulis berbasis proses atau process writing. Guru didorong untuk menguatkan pengalaman personal siswa dalam proses kreatif menulis.

Tim pengabdian juga menegaskan bahwa AI sebaiknya digunakan secara etis sebagai alat bantu berpikir dan berkreasi, bukan sebagai pengganti kreativitas manusia. Guru perlu merancang pembelajaran yang menekankan keaslian ide, refleksi pengalaman, serta pengembangan suara penulis atau author’s voice dalam setiap karya siswa.

Melalui kegiatan ini, UPN Veteran Jawa Timur berharap guru Bahasa Indonesia SMP di Kota Surabaya semakin siap mengintegrasikan teknologi dan AI dalam pembelajaran sastra secara kritis, kreatif, dan beretika.

Sastra diharapkan tidak hanya menjadi bahan bacaan di kelas, tetapi juga menjadi sarana bagi guru dan siswa untuk menghayati, menciptakan, serta membagikan pengalaman kemanusiaan melalui karya-karya autentik di tengah perkembangan teknologi digital.

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.