Lewati ke konten utama
Menu
Media Mahasiswa — Mahasiswa.co.id

Seni Kontemporer & Sejarah: KAWS Mewarnai Indonesia di Candi Prambanan

KAWS
Sumber : Instagram @kaws

Mahasiswa.co.id - Perubahan kian terjadi di masyarakat. Perubahan menjadi hal yang tidak dapat dihindari dalam semua aspek kehidupan. Hal ini menjadi tujuan yang penting agar masyarakat tidak tertinggal. Ini semua didorong dengan munculnya globalisasi. Globalisasi merupakan proses yang mendunia, hal ini bisa diartikan sebagai meluasnya pengaruh kebudayaan atau ilmu pengetahuan ke seluruh dunia.

Perkembangan modern, selain mempengaruhi teknologi yang ada di Indonesia juga mempengaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia. Budaya yang telah ada lebih dari 1000 tahun turut ikut serta dalam modernisasi zaman sekarang. Salah satunya yang terjadi di Candi Prambanan, yaitu KAWS Holiday.

Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini merupakan salah satu candi bercorak Hindu yang terbesar di Indonesia dan termasuk kedalam candi terbesar di Asia Tenggara. Candi Prambanan terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman.

Seperti yang dikenal banyak orang, KAWS sendiri merupakan tokoh karakter fiksi. Hal ini rupanya dirancang oleh seorang yang bernama Brian Donnelly yang dikenal sebagai seniman dan desainer Amerika. KAWS dikenal semenjak menunjukkan kolaborasinya dengan sejumlah brand-brand ternama, seperti UT Uniqlo, BAPE, dan artis-artis papan atas, seperti Kanye West,

Jordan, Pharrell Williams. Turut didukung juga oleh akun-akun sosial media yang dimiliki oleh KAWS. Kolaborasi KAWS menjadi sesuatu yang menarik dikarenakan KAWS merupakan salah satu brand yang cukup besar di mata dunia pada masa sekarang banyak sekali konsumen barang-barang branded yang juga mengincar KAWS sebagai salah satu koleksi mereka, itulah mengapa KAWS memiliki strategi pemasaran seperti itu karena mereka tahu konsumen mereka dari Indonesia berjumlah cukup banyak sehingga mereka mendatangkan langsung di sekitar Indonesia dengan mengincar salah satu situs budaya yang paling terkenal.

Seperti yang dijelaskan pada awal paragraf, globalisasi merupakan proses yang mengglobal, atau bisa diartikan sebagai proses ketika semua orang dapat terhubung satu sama lain baik dari segi budaya, adat, kebiasaan, ekonomi, dan sebagainya. Dengan hadirnya globalisasi, maka teknologi semakin maju yang memungkinkan kita untuk menjalin hubungan-hubungan dengan dunia luar. Tentu hal ini berdampak bagi negara-negara yang semakin mudah untuk menjalin kerjasama, contohnya perayaan kolaborasi KAWS Holiday Prambanan. KAWS sedang melakukan tur dunia salah satunya menyambangi Indonesia tepatnya Candi Prambanan.

KAWS Holiday Prambanan adalah kolaborasi yang merepresentasikan dua karya seni dari dua peradaban yang berbeda. Hal ini menjadi wisata dan atraksi yang memukau bagi banyak pihak. Kolaborasi yang diciptakan turut mengiklankan KAWS sendiri, serta dapat lebih mengenalkan lebih dalam warisan cagar budaya kepada dunia.
KAWS Holiday Prambanan merupakan sebuah karya seni yang berupa boneka raksasa yang terbuat dari balon dengan tinggi 15 meter dan panjang 45 meter. Karya seni tersebut dipamerkan di depan Candi Prambanan dengan pose berbaring.

Indonesia menjadi urutan ke-10 sebagai destinasi tur KAWS Holiday sebagai tempat pameran karya seni, setelah NGV Melbourne di Australia pada tahun 2023 yang lalu. Alasan KAWS Holiday memilih Candi Prambanan sebagai tempat pameran karya seni, disebabkan KAWS menganggap jika menggabungkan karya seni modern dengan arsitektur kuno yang menjadi saksi peradaban masa lampau maka ini akan menghasilkan efek yang sangat istimewa.

Dimana dalam hal ini adanya akulturasi budaya yang tercipta. Perlu diketahui, akulturasi budaya merupakan perpaduan antara dua kebudayaan atau bahkan lebih sehingga melahirkan suatu kebudayaan baru tanpa meninggalkan kebudayaan yang lama.

KAWS Holiday merupakan fenomena glokalisasi, dimana sesuatu yang global yang diinterpretasikan dengan nilai global. Hal ini tercipta karena merupakan efek dari globalisasi. Glokalisasi merupakan kombinasi dari kata globalisasi dan lokalisasi, yang dideskripsikan sebagai produk dan layanan. Glokalisasi digambarkan sebagai proses dimana perusahaan multilateral menyesuaikan produk dan layangan dengan kondisi melalui variasi lokal dalam memenuhi permintaan konsumen. Glokalisasi dimaknai sebagai munculnya bentuk interpretasi terhadap berbagai produk global yang biasanya merupakan produk lokal. Hal ini dilakukan oleh masyarakat dalam berbagai wilayah budaya. Ternyata, bentuk interpretasi ini berdampak pada nilai ekonomi. Glokalisasi muncul supaya nilai-nilai global dapat mudah diterima oleh

masyarakat lain, oleh karena itu disisipi dengan nilai-nilai lokal, istilahnya seperti percampuran kebudayaan atau akulturasi. Tujuan dilakukannya glokalisasi oleh perusahaan maupun negara adalah untuk meningkatkan peluang kesuksesan masuk ke pasar asing.

Diberitakan bahwa, karya seni kontemporer milik seniman dunia Donnelly atau KAWS yang hadir di Komplek Candi Prambanan dapat dinikmati secara langsung selama dua minggu penuh, 19 - 31 Agustus 2023. Tiket masuk yang dikenakan agar pengunjung dapat menikmati secara langsung adalah pengunjung dewasa lokal dikenakan tarif sebesar Rp 50.000, sementara anak-anak dikenakan tarif sebesar Rp 25.000. Untuk tarif masuk sendiri, wisatawan asing dewasa terkena tarif sebesar Rp. 375.000, sedangkan wisatawan asing anak terkena tarif sebesar Rp. 225.000. Candi Prambanan mulai dibuka dan bisa dikunjungi dari pukul 08.00 sampai pukul
17.00 WIB.

Terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan selama KAWS Holiday Prambanan. Selama periode 19-31 agustus 2023, kunjungan rata rata per hari biasanya mencapai 9.062 wisatawan, kini mencapai 18.272 wisatawan tercatat pada hari Minggu, 27 Agustus 2023. Hal ini merupakan angka kunjungan tertinggi. Candi Prambanan berhasil menarik kurang lebih 120.000 wisatawan lokal maupun asing selama periode 19-31 Agustus 2023.

Pemasaran yang digunakan sangat berhasil dalam memikat perhatian pengunjung lokal maupun asing untuk berkunjung ke Candi Prambanan, melalui kegiatan promosi di akun Instagram milik KAWS dan dengan memadukan karya seni dalam dua peradaban yang berbeda sehingga menciptakan karya seni yang unik. Berarti, popularitas KAWS tidak hanya ditentukan oleh produk yang diciptakan dan ketertarikan pelanggan, melainkan strateginya dalam melakukan glokalisasi sehingga KAWS dapat diterima oleh dunia internasional. KAWS telah berhasil menyesuaikan dirinya dengan kearifan-kearifan lokal yang ada di dunia, termasuk Indonesia. Dengan ketertarikan para pengunjung yang dapat dibuktikan dengan peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan. Akibat karya seni dua peradaban ini relevan di mata masyarakat setempat, sehingga mudahnya mereka untuk menerima perbedaan kedua budaya ini. KAWS tetap tampil memukau khas autentik yang dimilikinya, dengan perpaduan kearifan lokal Indonesia, Candi Prambanan. Keberhasilan dari strategi pemasaran didasari dari kemantapan perusahaan dalam melihat dan menentukan selera, peluang, kebutuhan, dan mengerti permintaan dari konsumen.

Oleh karena itu, penting diketahui perubahan yang tidak dapat dihindari di tengah masyarakat merupakan hasil dari globalisasi. Perubahan menuju modern tidak hanya dialami oleh teknologi, namun juga kebudayaan yang dapat ditunjukkan dengan kolaborasi KAWS Holiday dan Prambanan. Hal ini mewakili budaya modern dan budaya kuno dalam proses akulturasi budaya. Dengan mudah percampuran budaya ini diterima oleh masyarakat lokal maupun asing, dimana ini merupakan glokalisasi. Kesuksesan kolaborasi ini menunjukkan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi alat untuk memperluas pemahaman dan penghargaan terhadap budaya yang beragam di seluruh dunia.

Adrian Devin Sugiyanto
Joseph Paulus Pengapul Tarigan
Keyanna Ramadhina Sekararumy

SMA Kolese Gonzaga

Ruang Pembaca

Komentar 0

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menyampaikan pendapat.